Jakarta – Tanaman tropis Indonesia bersiap mencuri perhatian dunia lewat ajang Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2025 yang akan digelar pada 23–26 Oktober mendatang di ICE BSD, Tangerang, Banten. Diselenggarakan sebagai pameran internasional berskala besar, FLOII Expo disebut akan menjadi momentum penting untuk mempromosikan kekayaan florikultura tropis Indonesia ke ranah global.
Ketua Kelompok Florikultura Kementerian Pertanian, Siti Bibah Indrajati, menyampaikan bahwa FLOII Expo merupakan contoh konkret bagaimana industri hortikultura dapat tumbuh dari akar rumput, melibatkan masyarakat, hingga menembus pasar global. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Hortikultura memberi dukungan penuh pada pelaksanaan pameran yang telah rutin digelar sejak 2022 itu.
“Kami berharap ajang ini turut menjadikan Indonesia sebagai pusat perhatian dunia untuk pengembangan florikultura tropis,” ujar Siti dalam keterangannya di Jakarta pada Rabu (16/7/2025).
Ia juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk menyamakan visi dalam mengembangkan florikultura sebagai sektor industri yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tapi juga berdampak terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan.
FLOII Expo 2025 mengusung tema “The Botanical Futures”, yang menekankan pentingnya tanaman dalam menopang keberlanjutan hidup manusia dan bumi. Pameran ini juga menghadirkan berbagai program unggulan seperti peluncuran varietas baru, kontes tanaman, lokakarya, talkshow, dan ruang eksplorasi seni tanaman.
Sales & Marketing Vice President Dyandra Event Solutions, Ratih F. Kurnia, menyebut FLOII Expo sebagai ruang kolaborasi terbuka antara pelaku industri, komunitas, dan masyarakat umum. “FLOII hadir bukan hanya untuk kolektor dan penggemar tanaman, tapi juga masyarakat luas yang ingin kembali terhubung dengan alam,” tuturnya.
Gerakan kampanye #DimulaiDariSatu juga menjadi bagian dari semangat FLOII tahun ini, mengajak masyarakat untuk memulai hidup lebih hijau dengan menanam satu tanaman sebagai langkah kecil yang berdampak besar.
Steering Committee FLOII Expo 2025, Chandra G. Hendarto, menambahkan bahwa tahun ini kolaborasi diperluas hingga melibatkan kreator visual, pelaku gaya hidup, dan komunitas urban. Ajang “Variegata & Kita” yang digelar 29–31 Agustus di Jakarta Selatan menjadi pemanasan menuju FLOII Expo, dengan semangat inklusif untuk memperluas budaya mencintai tanaman ke kalangan masyarakat urban.
Menurut Ali Mustofa, perwakilan “Variegata & Kita”, gerakan ini mendorong tanaman hias sebagai gaya hidup dan medium ekspresi kolektif yang membawa dampak positif terhadap lingkungan dan kualitas hidup di kota-kota besar.
FLOII Expo 2025 tidak hanya menjadi etalase tanaman, tetapi juga simbol komitmen Indonesia menjadikan florikultura sebagai industri masa depan yang berkelanjutan.
