Jember – Ribuan pelajar hingga mahasiswa memadati Stadion Jember Sport Garden (JSG), Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Minggu (1/11/2026). Mereka hadir untuk mengikuti seremoni pembukaan Kejuaraan Atletik Piala Bupati Jember 2026 yang diselenggarakan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Jember.
Sebanyak 1.926 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, MA, mahasiswa, santri hingga kategori umum, ambil bagian dalam kejuaraan tingkat kabupaten tersebut.
Pembukaan kejuaraan berlangsung meriah dengan dihadiri Bupati Jember Muhammad Fawait, Ketua KONI Jember Ervan Friambodo, Kepala Disporabudpar Jember Regar Jeane, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Bupati Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait berkesempatan membuka secara resmi kejuaraan yang menjadi momentum kebangkitan olahraga atletik di Kabupaten Jember.
Ribuan anak bersama orang tua dan guru turut menyemarakkan kegiatan tersebut. Suasana semakin meriah dengan penampilan penyanyi, pertunjukan barongsai, serta pelepasan ribuan ekor merpati yang menjadi bagian dari rangkaian seremoni pembukaan.
Panitia juga menggelar sesi tanya jawab berhadiah dengan berbagai doorprize menarik sebelum acara utama dimulai. Kemeriahan ini menjadikan pembukaan kejuaraan tidak sekadar ajang olahraga, tetapi juga hiburan bagi masyarakat.
Ketua PASI Jember, Achmadi Wijaya, S.Pd., M.M., mengatakan bahwa kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem pembinaan atlet secara berjenjang, mulai dari tingkat pendidikan dasar hingga mahasiswa dan umum.
Menurutnya, pembinaan sejak usia dini sangat penting untuk menemukan potensi atlet yang nantinya dapat dipersiapkan menghadapi berbagai kompetisi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
“Untuk kejuaraan atletik tingkat pelajar, mahasiswa, dan umum, diikuti oleh 1.926 peserta. Atlet berasal dari tingkat SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, Aliyah, mahasiswa, umum, serta santri,” ujar Achmadi.
Ia menjelaskan, pertandingan dibagi ke dalam tiga kelompok nomor utama, yakni lari, lempar, dan lompat. Berbagai nomor yang dipertandingkan antara lain lari 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, jalan cepat, lempar lembing, lempar cakram, serta tolak peluru.
Nomor-nomor tersebut dipertandingkan dalam kategori putra dan putri dengan total sekitar 46 nomor medali yang diperebutkan.
Kejuaraan diawali dengan seremoni pembukaan pada 1 November 2026, kemudian pertandingan berlangsung pada 2 hingga 5 November 2026.
Achmadi menegaskan, PASI Jember berupaya membangun pola pembinaan yang lebih terstruktur agar atlet potensial dapat ditemukan sejak dini dan dikembangkan secara berkelanjutan.
“Kami mencoba membangun konstruksi baru terkait pembinaan atlet. Penyaringan dimulai dari tingkat dasar, yakni SD, untuk kemudian dibina sebagai persiapan menghadapi Porprov. Sementara untuk tingkat SMA dan mahasiswa, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Porprov 2027,” jelasnya.
Melalui kompetisi tersebut, PASI Jember berharap muncul atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Jember di tingkat provinsi maupun nasional.
Sementara itu, Kepala Disporabudpar Jember, Regar Jeane, menyambut positif penyelenggaraan Kejuaraan Atletik Piala Bupati Jember 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk kembali menggairahkan olahraga atletik yang sudah cukup lama tidak diselenggarakan di Kabupaten Jember.
“Kegiatan atletik ini sudah lama tidak dilakukan, hampir enam sampai delapan tahun. Nah, sekarang kita mulai lagi,” ungkap Regar.
Ia berharap penyelenggaraan kejuaraan tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, KONI, PASI, dan berbagai pihak terkait dalam mencari serta membina bibit-bibit atlet muda.
Selain meningkatkan prestasi olahraga, pemerintah daerah juga ingin membangun atmosfer olahraga yang lebih hidup di tengah masyarakat.
Regar menambahkan, kegiatan olahraga berpotensi dikembangkan menjadi bagian dari sport tourism atau pariwisata olahraga. Dengan demikian, agenda olahraga tidak hanya menjadi sarana kompetisi dan pembinaan atlet, tetapi juga dapat mendatangkan pengunjung serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
“Kami ingin atmosfer olahraga tumbuh dan berkembang di Kabupaten Jember. Ke depan, harapannya tidak hanya objek wisata dan berbagai event, tetapi juga sport tourism yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember,” katanya.
Dalam sambutannya, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong kemajuan pendidikan bagi generasi muda.
Gus Fawait menyampaikan bahwa kejuaraan atletik tersebut kembali digelar setelah sekitar delapan tahun tidak terlaksana. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang selama ini berperan dalam mendampingi dan membina para pelajar.
Dalam kesempatan itu, Gus Fawait meminta OPD terkait untuk memberikan perhatian terhadap peluang beasiswa bagi para peserta yang berhasil meraih prestasi dalam kejuaraan.
“Saya minta kepada OPD terkait, tolong berikan beasiswa juga kepada para pemenang lomba ini. Target kami pada 2029 ada 20 ribu anak yang akan diberikan beasiswa,” tegasnya.
Ia juga berpesan kepada para pelajar agar terus belajar dan tidak berhenti mengejar cita-cita. Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu kunci utama untuk meraih kesuksesan di masa depan.
“Terus tuntut ilmu. Saya yakin akan sukses. Kunci utamanya adalah mencari ilmu,” pesannya.
Dukungan terhadap atlet berprestasi melalui pendidikan diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para peserta untuk terus mengembangkan kemampuan, baik di bidang olahraga maupun akademik.
Melalui Kejuaraan Atletik Piala Bupati Jember 2026, pemerintah daerah bersama PASI dan KONI Jember berharap lahir generasi atlet yang kompetitif, berprestasi, serta memiliki kesempatan lebih luas untuk melanjutkan pendidikan.
Kejuaraan ini sekaligus menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali gairah atletik di Jember dan memperkuat persiapan menghadapi Porprov Jawa Timur 2027.
