Desa kelulut unik ini menawarkan pengalaman edukatif yang tidak biasa: pengunjung langsung menyesap madu minimalisir proses dari sarang lebah Trigona tanpa sengat.
Paragraf kedua menyajikan fenomena, data, fakta, atau masalah terkini. Kebun Kelulut Sangatta yang berada di KM 4 Jalan Pertamina, Desa Sangatta Selatan, Kutai Timur, mulai dikenal luas setelah ditemukan komunitas seperti Trigona Reborn yang membudidayakan lebah sejak 2018–2019, hingga resmi dibuka pada 11 April 2021 dengan dukungan banyak pihak termasuk Pertamina EP dan Dinas Pariwisata. Kini sarang lebah berkembang dari awalnya 3 rumah menjadi sekitar 150 sarang pada tahun 2024, menghadirkan sensasi edukasi dan wisata yang memikat pengunjung lokal dan luar provinsi.
“Wisata ini memberi pengalaman langsung menyedot madu dari sarang lebah tanpa sengat,” ungkap salah satu pemandu. Mereka menjelaskan teknik aman mengambil madu kelulut dan manfaat kesehatan madu. Aktivitas edukatif ini menjadi daya tarik utama, dengan biaya masuk sekitar Rp 10 ribu per orang.
Program ini juga memberdayakan warga desa lewat kelompok tani Trigona Reborn, dengan dukungan CSR dari PT Pertamina EP Sangatta Field. Melalui program komunitas dan pokdarwis, warga belajar budidaya lebah, memproduksi madu, bee pollen, dan propolis sebagai sumber pendapatan baru. Dampaknya terasa dalam peningkatan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.
Desa Wisata ini resmi diklasifikasikan sebagai Desa Wisata Berkembang pada 6 April 2022 oleh Jadesta dengan ID #56478, meskipun fasilitas seperti homestay belum tersedia hingga kini. Atraksi yang tersedia meliputi paket wisata sedot madu dan edukasi lebah kelulut. Pengelolaan wisata belum dilengkapi akomodasi, namun edukasi lapang dilakukan melalui panduan langsung dan pelatihan singkat bagi pengunjung.
Seiring kunjungan meningkat, potensi pengembangan fasilitas terlihat jelas. Pemerintah lokal dan dinas pariwisata Kaltim telah mengadakan pembinaan daya tarik wisata pada Mei 2023 untuk pengembangan Kebun Kelulut bersama beberapa destinasi lain di Kutai Timur. Komunitas juga diajak mendesain tambahan fasilitas seperti trek jogging, area camping, hammock, serta jalur evakuasi dan pagar pengaman untuk keamanan pengunjung dari fauna lokal seperti buaya dan ular.
Strategi ini merupakan perpaduan antara ekowisata, edukasi lingkungan, dan pelestarian lokal. Kebun kelulut mendukung konsep zero-waste, bank sampah organik, serta konservasi lingkungan untuk menjaga ekosistem Trigona. Pendekatan berbasis komunitas juga memberi dampak sosial positif, mempererat hubungan warga dengan mitra CSR dan sektor publik.
Desa Wisata Kebun Kelulut Sangatta bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Dengan model agrowisata inovatif dan komitmen konservasi, desa ini layak menjadi destinasi masa depan di Kalimantan Timur.
