Sidoarjo – Di balik deru mesin pesawat patroli maritim, ada peran strategis yang belum sepenuhnya dikenal publik. Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Danpuspenerbal), Laksda TNI Bayu Alisyahbana, membuka ruang sinergi dengan insan pers guna memperkuat komunikasi dan publikasi kelembagaan, Selasa (24/2/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat itu menjadi momentum mempererat hubungan antara Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) dengan media. Laksda TNI Bayu Alisyahbana menyambut langsung kedatangan awak media dan menekankan pentingnya kolaborasi dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat.
“Alhamdulillah kita bisa bertemu kembali. Sudah cukup lama kita tidak berjumpa, mungkin sudah beberapa tahun ya,” ujarnya.
Mantan Komandan Lanudal Juanda tersebut menjelaskan bahwa keberadaan Puspenerbal beserta tugas dan fungsinya masih belum banyak diketahui masyarakat luas. Padahal, satuan ini memiliki peran vital dalam mendukung operasi dan pengamanan wilayah maritim nasional melalui unsur penerbangan TNI AL.
“Memang kita perlu mengenalkan Puspenerbal itu apa dan apa saja tugas-tugas Penerbangan TNI AL. Agar masyarakat mengetahui. Karena kalau ditanya Puspenerbal itu di mana, masih banyak yang belum tahu,” jelasnya.
Ia membandingkan dengan satuan lain seperti Kodam atau Polda yang relatif lebih familiar di tengah masyarakat. Menurutnya, Puspenerbal perlu memperkuat komunikasi publik agar eksistensi dan kontribusinya lebih dikenal.
“Kalau orang mencari tahu Kodam di mana atau Polda di mana, relatif lebih mudah diketahui, oh di sana. Nah, di situlah kami merasa perlu membuka komunikasi dengan media,” ungkap perwira tinggi bintang dua tersebut.
Melalui sinergi dengan media, Puspenerbal ingin memberikan edukasi kepada publik mengenai peran strategis penerbangan TNI AL. Tugas tersebut mencakup patroli udara maritim, dukungan operasi laut, pencarian dan pertolongan, hingga berbagai misi kemanusiaan.
“Di sini Puspenerbal guna edukasi publik membuka ruang untuk bersinergi dalam publikasi tugas-tugas di satker jajaran Puspenerbal, karena cukup banyak pos dan peran yang kami emban, khususnya di bidang penerbangan TNI Angkatan Laut,” tambahnya.
Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Puspenerbal, Letkol Laut (KH) Eko Hadi, menilai kolaborasi bersama media menjadi langkah strategis yang diawali dengan pengenalan lebih mendalam mengenai struktur organisasi, tugas pokok, serta fungsi Puspenerbal.
“Untuk sinergi ini, yang pertama adalah pengenalan tentang Puspenerbal, tugas serta fungsi pokoknya. Karena cukup banyak pos dan satuan yang berada di bawah jajaran kami,” imbuhnya.
Dari pihak media, apresiasi disampaikan atas keterbukaan yang ditunjukkan jajaran Puspenerbal. Loetfi dari Duta Masyarakat (duta.co) menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan pemberitaan informatif yang mendukung tugas-tugas Puspenerbal.
“Kami mengapresiasi keterbukaan dan sinergi yang selama ini terjalin antara Puspenerbal dan media. Kami siap terus bersinergi dan menghadirkan pemberitaan yang informatif demi mendukung tugas-tugas Puspenerbal dan kepentingan bangsa,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Nugroho dari Gonews.ID yang menilai pertemuan ini menjadi langkah positif dalam memperkuat komunikasi dua arah antara institusi militer dan media massa. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap peran Puspenerbal dalam menjaga keamanan dan keselamatan maritim nasional.
Melalui kemitraan strategis ini, Puspenerbal berharap publik semakin mengenal kontribusinya dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia, sekaligus memperkuat transparansi informasi demi mendukung tugas-tugas pertahanan negara.
