Surabaya — Center for Environmental, Social, and Governance Studies (CESGS) Universitas Airlangga memberikan ESG Leadership Award 2026 kepada sepuluh perusahaan yang dinilai menunjukkan praktik keberlanjutan dan tata kelola ESG yang baik di berbagai sektor.
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Asia-Pacific Sustainable Business and Innovation Forum (ASBIF) 2026 yang diselenggarakan di Surabaya.
Menurut Prof. Iman Harymawan, selaku CEO of CESGS, ESG Leadership Award 2026 menjadi bagian dari komitmen ASBIF dalam mendorong bisnis berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik.
Menurutnya, kepemimpinan ESG tercermin melalui integrasi keberlanjutan dalam strategi, tata kelola, operasional, manajemen risiko, hingga pengambilan keputusan jangka panjang.
“ESG leadership goes beyond commitments and disclosures,” ujar Prof. Iman.
Lebih lanjut, Conference Chair ASBIF 2026 tersebut mengungkapkan bahwa penghargaan diberikan berdasarkan penerapan ESG yang didukung bukti serta implementasi yang bermakna.
Penilaian dilakukan berbasis bukti oleh peneliti dan pakar ESG dari CESGS Universitas Airlangga. Proses tersebut juga melibatkan kerja sama dengan ESG researchers and experts dari The Hang Seng University of Hong Kong.
Menilai Praktik ESG melalui Pendekatan yang Terukur
Pemilihan penerima ESG Leadership Award 2026 dilakukan melalui evaluasi terhadap 85 perusahaan dari 10 sektor Indonesia Stock Exchange Industrial Classification (IDX-IC).
Perusahaan yang dinilai merupakan perusahaan yang telah menerbitkan Sustainability Report atau Integrated Report hingga 30 April 2026.
Kandidat awal disaring dari emiten dalam penilaian ESG IDX dengan menggunakan Sustainalytics ESG Risk Ratings sebagai baseline. Pendekatan tersebut digunakan untuk membangun dasar perbandingan antarperusahaan dalam masing-masing sektor.
Selanjutnya, proses penilaian menggunakan empat komponen utama, yaitu:
1. Materiality Framework
2. Disclosure Performance
3. ESG Roadmap
4. Independent Assurance
Topik penilaian mengacu pada SASB, MSCI, Sustainalytics, serta indikator GRI yang relevan dengan karakteristik masing-masing industri.
Pengumpulan data didukung melalui proses AI-assisted extraction, kemudian diverifikasi kembali oleh para peneliti CESGS.
Perusahaan dengan skor tertinggi pada setiap sektor selanjutnya ditetapkan sebagai penerima ESG Leadership Award 2026.
Apresiasi bagi Pemimpin ESG di Berbagai Sektor
ESG Leadership Award 2026 memberikan apresiasi kepada perusahaan dengan praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) yang unggul.
Sepuluh perusahaan penerima penghargaan berasal dari berbagai sektor industri. Keberagaman tersebut menunjukkan bahwa penerapan ESG memiliki relevansi dalam berbagai model bisnis maupun karakteristik industri.
Pada sektor Energy, penghargaan diberikan kepada PT Indika Energy Tbk sebagai sector champion.
Sementara pada sektor Basic Materials, penghargaan diterima oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk.
Pada sektor Industrials, penghargaan diberikan kepada PT Astra International Tbk. Perusahaan tersebut memperoleh nilai penuh dalam aspek pengungkapan, peta jalan, dan assurance.
Penguatan Praktik ESG melalui Pelaporan
Penerapan ESG tidak hanya terlihat dari komitmen perusahaan, tetapi juga dari konsistensi dalam mengungkapkan kinerja keberlanjutan.
Pada sektor Consumer Non-Cyclicals, penghargaan diberikan kepada PT Triputra Agro Persada Tbk. Sektor ini mencakup perusahaan pangan, minuman, agrikultur, barang rumah tangga, serta tembakau.
Selanjutnya, PT Astra Otoparts Tbk memperoleh penghargaan pada sektor Consumer Cyclicals. Perusahaan tersebut menjadi satu-satunya perusahaan di sektornya yang memperoleh independent external assurance.
Pada sektor Healthcare, penghargaan diberikan kepada PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Sido Muncul memperoleh nilai penuh dalam aspek materialitas, pengungkapan, serta assurance.
Sementara itu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menjadi penerima penghargaan pada sektor Financials. BTN memperoleh nilai penuh dalam aspek pengungkapan, peta jalan, serta independent external assurance.
Mendorong Kredibilitas Pelaporan Keberlanjutan
Kredibilitas praktik ESG tidak hanya ditentukan oleh komitmen perusahaan, tetapi juga melalui transparansi dalam pelaporannya.
Penilaian ESG Leadership Award 2026 turut mempertimbangkan target keberlanjutan, kelengkapan pengungkapan, serta verifikasi independen.
Aspek tersebut menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana perusahaan menerapkan ESG secara terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada sektor Properties & Real Estate, penghargaan diberikan kepada PT Ciputra Development Tbk. Ciputra memperoleh nilai penuh dalam aspek materialitas, pengungkapan, serta peta jalan keberlanjutan.
Pada sektor Technology, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memperoleh nilai penuh pada seluruh komponen kerangka penilaian ESG.
Sedangkan pada sektor Infrastructures, penghargaan diberikan kepada PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, yang juga memperoleh nilai penuh pada seluruh komponen kerangka penilaian.
Mendorong Transformasi Bisnis Berkelanjutan
ESG Leadership Award 2026 menjadi bagian dari upaya CESGS dalam mendorong transformasi bisnis berkelanjutan.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi instrumen untuk mendorong perusahaan bergerak dari pelaporan berbasis narasi menuju pengungkapan yang lebih terukur, dapat dibandingkan, dan memiliki kredibilitas.
Melalui penghargaan ini, CESGS berharap praktik terbaik dari para penerima penghargaan dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lainnya.
Dengan semakin banyak praktik terbaik yang direplikasi, transformasi ESG di Indonesia diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, maupun industri.
Upaya tersebut diharapkan semakin memperkuat penerapan ESG secara lebih transparan, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
