Bondowoso – Suasana Kecamatan Wringin, Bondowoso, Minggu (6/9/2026), mendadak semarak. Pawer BC sukses menggelar Camat Wringin Cup 1, lomba burung berkicau yang mampu menyedot perhatian penghobi dari berbagai daerah hingga menghadirkan peserta dari Bondowoso, Situbondo, dan Jember.
Bukan sekadar adu kualitas gacoan, Camat Wringin Cup 1 menjadi panggung pertemuan kicau mania lintas daerah. Kemeriahan gelaran terlihat dari antusiasme peserta yang datang membawa burung andalan masing-masing untuk menunjukkan kualitas di tengah persaingan.
Gelaran perdana ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi komunitas penghobi burung kicau. Para peserta tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membangun relasi dan memperkuat kebersamaan sesama pecinta burung berkicau.
Camat Wringin, Misyono, menyampaikan bahwa lomba kicau mania tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke-207 tahun 2026.
“Lomba kicau mania ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 dan Harjabo ke-207 tahun 2026. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya untuk melestarikan burung kicau,” ujar Misyono.
Menurut Misyono, Camat Wringin Cup 1 memiliki nilai lebih dari sekadar perlombaan. Kegiatan tersebut menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus wadah bagi penghobi untuk menyalurkan minat, mempererat persaudaraan, serta ikut menjaga dan melestarikan burung kicau.
Tak berhenti pada komunitas penghobi, kemeriahan Camat Wringin Cup 1 juga membawa dampak bagi masyarakat sekitar. Ramainya peserta dan pengunjung membuka peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk ikut merasakan perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung.
“Yang tidak kalah penting, kegiatan seperti ini juga memberikan dampak positif bagi UMKM lokal. Dengan banyaknya peserta dan pengunjung yang datang, tentu ada perputaran ekonomi yang dirasakan masyarakat,”tambahnya.
Kehadiran peserta dari tiga kabupaten menjadi sinyal positif bagi pelaksanaan Camat Wringin Cup 1. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa kegiatan kicau mania memiliki basis komunitas yang kuat sekaligus potensi untuk terus dikembangkan di Kecamatan Wringin.
Dengan suksesnya gelaran perdana ini, Camat Wringin Cup 1 diharapkan tidak berhenti sebagai ajang perlombaan, tetapi dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat silaturahmi komunitas, mendorong pelestarian burung kicau, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat dan UMKM di Kecamatan Wringin.
