Setiap pergantian pemimpin di Jakarta hampir selalu menjadi momen yang menentukan arah politik dan pembangunan kota. Hal ini wajar, sebab karakter seorang gubernur akan tercermin pada…
Beberapa tahun belakangan ini, politik global dan domestic diwarnai oleh fenomena Kepemimpinan Populisme. Populisme, dalam esensinya, adalah sebuah ideologi yang mengklaim mewakili suara “rakyat murni” dan…
Keberhasilan tata kelola keuangan daerah biasanya digambarkan sebagai Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ia berfungsi sebagai legitimasi administratif dan gambaran tentang bagaimana pemerintah bekerja di mata…
Gajah bukan alat logistik darurat — tetapi itulah kenyataan tragis yang terjadi sekarang. Laporan media menyebutkan bahwa empat ekor gajah Sumatera dikerahkan untuk membantu membersihkan tumpukan…
Sektor publik di Indonesia saat ini sedang mengalami tantangan utama, bukan sekadar masalah anggaran, melainkan resistensi inheren dalam budaya birokrasi itu tersendiri. Sudah bertahun-tahun, masyarakat terbiasa…
Di era digital saat ini, kepemimpinan di Indonesia semakin sering dinilai dari seberapa ramai seorang pejabat tampil di media sosial, bukan dari seberapa kuat kinerjanya membangun…
Tumpukan sampah yang terlihat jelas pada foto kawasan Dadaha Tasikmalaya ini berbicara lebih keras dari ramai pedagang atau kerumunan pengunjung. Di sudut-sudut ruang publik, plastik makanan,…
Dua setengah dekade sudah berlalu sejak Orde Baru tumbang. Euforia reformasi yang dulu membuncah kini terasa meredup. Demokrasi yang dijanjikan membawa keadilan dan kesejahteraan justru berubah menjadi ajang perebutan kepentingan.
Saya termasuk generasi yang tumbuh di masa peralihan. Masa kecil saya berisi suara radio Orde Baru, tapi masa muda saya diisi semangat reformasi yang meledak di mana-mana. Ketika masuk ITB tahun 2000, suasana kampus di Bandung masih bergolak oleh semangat perubahan.
Soeharto bukan tipe pemimpin yang gemar berdebat di forum internasional. Ia tidak retoris seperti Sukarno. Tetapi ia tahu bagaimana menjaga posisi Indonesia agar tetap dihormati di tengah kekuatan besar dunia. Ia paham bahwa diplomasi tidak harus ramai, yang penting efektif.