Blitar – Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, dipenuhi oleh masyarakat yang antusias menghadiri acara Haul ke-154 Eyang Jugo, Minggu (19/5/2024). Dengan suasana khidmat dan semangat yang tinggi, acara ini menjadi ajang berkumpulnya berbagai lapisan masyarakat untuk melestarikan budaya dan menghormati jasa-jasa tokoh legendaris tersebut.
Bupati Blitar, Rini Syarifah, atau yang lebih akrab disapa Mak Rini, membuka acara dengan sambutan yang penuh makna. Beliau mengajak semua yang hadir untuk mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan sehingga bisa menghadiri acara ini.
“Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW,” ucap Mak Rini, mengawali sambutannya.
Acara Haul Eyang Jugo, yang telah menjadi agenda tahunan, diakui Mak Rini sebagai wujud komitmen masyarakat dalam melestarikan budaya Jawa sekaligus mengenang jasa-jasa Eyang Jugo. Dikenal dengan nama asli R.M Soerjokoesoemo, Eyang Jugo adalah bangsawan Keraton Yogyakarta dan penasihat spiritual Pangeran Diponegoro, yang kemudian menetap di Kesamben setelah masa pengasingan Pangeran Diponegoro.
“Eyang Jugo dikenal berjasa dalam menyembuhkan wabah kolera di Jawa Timur dan mendapatkan hadiah tanah seluas 7 hektar dari pemerintah saat itu, di mana beliau membangun padepokan,” jelas Mak Rini.
Mak Rini juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan adat dan budaya di Kabupaten Blitar. Beliau melihat acara haul ini sebagai sarana yang mampu menarik wisatawan dan meningkatkan perekonomian warga melalui wisata religi.
“Kegiatan haul ini dapat menarik wisatawan dan meningkatkan perekonomian warga, khususnya melalui wisata religi,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar UMKM lokal, seperti pengrajin batik Jugo, terus dilibatkan dalam acara ini karena produk mereka sudah dikenal luas.
Tidak hanya itu, Mak Rini juga mengapresiasi perkembangan destinasi wisata desa yang kian pesat di Kabupaten Blitar.
“Kabupaten Blitar yang dikenal sebagai tanah para raja memiliki potensi wisata luar biasa. Kami mendukung penuh semangat warga dalam membuka objek wisata baru dan mendorong dinas terkait untuk terus melakukan pendampingan,” katanya.
Di akhir sambutannya, Mak Rini berpesan agar masyarakat tetap menjaga kerukunan menjelang Pilkada 2024.
“Mari kita hindari perpecahan akibat perbedaan pilihan politik. Terima kasih atas kesuksesan Pemilu 2024 yang berlangsung aman dan kondusif, semoga situasi tetap sama pada Pilkada mendatang,” pesannya.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Mak Rini resmi membuka acara Kirab Tumpengan dalam rangka Haul Eyang Jugo. Beliau berharap kegiatan ini dapat melestarikan budaya bangsa dan selalu diridhoi oleh Allah SWT.
