Cilacap – Bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap yang dilaksanakan selama tiga bulan sejak September hingga November tahun 2022, akhirnya dapat direalisasi secara tepat waktu dan berjalan dengan aman tertib dan lancar serta memperoleh hasil bersih Rp. 3.026.360.070,-.
Serah terima hasil perolehan bulan dana PMI Kabupaten Cilacap tahun 2022, diserahkan oleh Ketua Panitia Bulan Dana, Budi Santosa, kepada PJ Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar, yang selanjutnya dari PJ Bupati diserahkan kepada Ketua PMI Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf, bertempat di ruang Gadri komplek Pendopo Wijayakusuma Cakti Pemkab Cilacap, Rabu (21/12/2022).
Yunita Dyah Suminar, PJ Bupati Cilacap, mengapresiasi dan ucapan terimakasih atas peran aktif serta sinerginya dengan Pemkab Cilacap.
“Selamat kepada PMI Kabupaten Cilacap atas perolehan hasil bulan dana tahun ini, dana yang terkumpul tersebut agar dapat dikelola secara amanah untuk masyarakat. Terimakasih atas peran aktif serta sinerginya dengan Pemkab Cilacap dalam penanganan masalah kesehatan, bencana, sosial, dan lainnya. Karena budaya Bangsa Indonesia gotong royong, semoga PMI semakin maju dan amanah”, ucap Yunita Dyah Suminar.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf, menjelaskan, selama 3 bulan dilaksanakan bulan dana PMI, dan memperoleh hasil bersih Rp. 3.026.360.070, atau naik sebesar 45,99 persen dari tahun sebelumnya.
“Perolehan tahun ini mengalami kenaikan sebesar 45,99 persen, atau sebesar Rp. 953.430.279,- dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp. 2.072.929.791,-. Kenaikkan tersebut karena terdapat penambahan sasaran para pelajar dan mahasiswa dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama serta penambahan dilingkungan Unit Pelayanan-pelayanan Pajak Daerah (UPPD) untuk pajak kendaraan bermotor dan pengujian kendaraan bermotor pada Dinas Perhubungan”, kata Farid.

Menurutnya, pada tahun lalu masih adanya kondisi pandemi covid 19, dimana para pelajar banyak yang melaksanakan Kegiatan. belajar Mengajar (KBM) secara online atau daring (dalam jaringan).
Sasaran bulan dana PMI, lanjut Farid, meliputi Kepala Keluarga (KK), anggota Korpri, pajak kendaraan bermotor pada UPPD, pengujian kendaraan bermotor pada Dishub, pelajar dan mahasiswa, serta sumbangan dari donatur melalui surat edaran.
“Nantinya perolehan bulan dana tersebut akan dikelola secara profesional akuntabel dan transparan oleh PMI Kabupaten Cilacap, mengingat dana yang terkumpul dari masyarakat dan akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program dan pelayanan PMI”, jelas Farid.
Ditambahkan Farid, program dan pelayanan PMI Kabupaten Cilacap dalam mengelola dana tersebut dialokasikan untuk penanggulangan bencana alam (bencal), dalam bentuk sembako, dapur umum, pelayanan kesehatan dan sosial, dengan alokasi 50 persen.
“Selanjutnya masing-masing 20 persen untuk pembinaan relawan PMI diantaranya untuk Diklat, dan 20 persen berikutnya untuk pengembangan organisasi operasional kegiatan dan kesekretariatan PMI. Sisanya 10 persen dialokasikan untuk dana abadi”, pungkas Farid.
PMI Kabupaten Cilacap juga secara simbolis menyerahkan bantuan korban gempa Cianjur sebesar 5 juta rupiah, dan bantuan korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur sebesar Rp. 5.330.000,-.
Ketua PMI Kabupaten Cilacap, juga menyerahkan seragam PDH PMI warna putih dan rompi PMI warna merah kepada PJ Bupati Cilacap, mengingat secara struktur organisasi PMI, bahwa Bupati merupakan pelindung. (*)
