Surabaya – Suasana sore di bulan Ramadan diwarnai pemandangan menyentuh hati saat ratusan anggota komunitas jalur damai Bonekmania dan Aremania membagikan 500 paket takjil di depan Gelora 10 November, Jalan Tambaksari, Surabaya, Ahad (23/3/2025). Aksi ini tak hanya menjadi wujud kepedulian sosial, tapi juga simbol perdamaian antar suporter dua tim besar Jawa Timur.
Kegiatan ini diprakarsai oleh sejumlah suporter Persebaya yang datang dari berbagai kota, mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto hingga Gresik. Mereka bersama-sama turun ke jalan membagikan takjil kepada pengendara roda dua dan empat menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam kegiatan itu, tampak sebuah spanduk besar bertuliskan pesan damai: “Komunitas Bonekmania dan Aremania jalur damai, sudahi pertikaian, mari berjabat tangan menjalin persaudaraan. Panjang umur pejuang perdamaian.” Tulisan tersebut menjadi pesan kuat atas semangat baru yang mereka usung—merajut kembali persaudaraan yang sempat retak karena rivalitas panjang di dunia sepak bola.
Seorang anggota Bonek dari Sidoarjo mengatakan bahwa momentum Ramadan adalah saat yang tepat untuk saling berbagi dan menyebarkan semangat kebaikan.
“Momen di bulan Ramadan ini menjadi ajang untuk berbagi dan menebarkan kebaikan. Kami membagikan takjil sebagai bentuk kepedulian kepada sesama yang sedang dalam perjalanan berbuka puasa. Dan yang perlu diketahui, komunitas kami ini jalur damai, Bonekmania dan Aremania berbagi takjil bersama,” ujarnya dengan penuh semangat.
Kegiatan ini juga menjadi contoh konkret bahwa perdamaian antar suporter bukan hal mustahil. Kehadiran komunitas jalur damai yang mengusung nilai persaudaraan lintas identitas klub membuktikan bahwa fanatisme bisa sejalan dengan empati dan solidaritas sosial.
Gerakan ini mendapatkan apresiasi dari warga yang melintas maupun netizen yang menyaksikan dokumentasi kegiatan melalui media sosial. Banyak yang berharap gerakan serupa dapat terus dilakukan dan menjadi inspirasi di berbagai daerah lain.
Bulan suci Ramadan tahun ini pun menjadi titik temu baru, bukan hanya bagi mereka yang berbuka bersama, tetapi juga bagi para suporter yang memilih jalan damai untuk masa depan sepak bola yang lebih sehat dan bersatu.
