Bondowoso – Suasana ramai mewarnai kawasan Alun-Alun Bondowoso selama tiga hari terakhir. Warga tampak berbondong-bondong mendatangi bazar sembako murah yang digelar Bank Jatim Cabang Bondowoso dalam program Bazar UMKM Ramadan Kareem, memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat.
Kegiatan yang berlangsung sejak Selasa hingga Kamis, Selasa (4/3/2026) hingga Kamis (6/3/2026), digelar sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Dalam bazar tersebut, berbagai komoditas kebutuhan dapur dijual dengan harga di bawah rata-rata pasar sehingga menarik minat warga untuk datang sejak pagi.
Beberapa bahan pokok yang dijual di antaranya beras kemasan lima kilogram dari berbagai merek dengan harga berkisar Rp59.000 hingga Rp68.000. Selain itu tersedia minyak goreng dengan harga sekitar Rp14.000 sampai Rp16.000 per liter, gula pasir satu kilogram seharga Rp12.000, serta telur ayam yang dijual Rp23.000 per kilogram.
Untuk memastikan ketersediaan barang selama kegiatan berlangsung, panitia menyediakan stok dalam jumlah cukup besar. Total persediaan yang disiapkan meliputi beras sebanyak lima kuintal, gula pasir sekitar satu ton, telur ayam dua kuintal, serta minyak goreng sekitar 350 liter.
Kepala Cabang Bank Jatim Bondowoso, Heru, mengatakan bahwa kegiatan bazar murah ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok selama Ramadan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga yang lebih terjangkau, terutama menjelang Hari Raya ketika harga biasanya meningkat,” ujar Heru.
Ia menjelaskan bahwa program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Bank Jatim untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, kehadiran lembaga perbankan tidak hanya sebatas memberikan layanan finansial, tetapi juga berperan aktif membantu kebutuhan warga.
Selain menawarkan harga sembako yang lebih murah, kegiatan bazar ini juga sekaligus memperkenalkan sistem transaksi non-tunai kepada masyarakat. Seluruh pembelian dalam kegiatan tersebut dilakukan menggunakan metode pembayaran digital melalui QRIS yang telah disiapkan panitia.
Langkah ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk semakin terbiasa menggunakan sistem pembayaran digital yang dinilai lebih praktis dan aman.
Salah satu warga yang datang ke lokasi bazar, Holipah, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Ia menilai harga kebutuhan pokok yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan dengan harga yang biasa ia temui di pasaran.
“Hari ini saya membeli satu beras dan dua gula untuk kebutuhan di rumah. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan karena sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Untuk memastikan distribusi barang dapat dinikmati lebih banyak warga, panitia juga menerapkan pembatasan jumlah pembelian pada setiap jenis produk. Dengan sistem tersebut, diharapkan seluruh stok yang tersedia dapat dibeli secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program bazar murah ini, Bank Jatim berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli warga selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
