Suasana Desember di Indonesia selalu membawa kehangatan tersendiri. Di tengah lampu-lampu Natal yang berpendar di pusat perbelanjaan, linimasa media sosial ramai dengan ucapan “Selamat Natal”, potret pohon Natal, hingga momen-momen ibadah bersama.
Penulis: Richard
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dalam konferensi pers di Posko Terpadu TNI, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Suasana khas Natal mulai terasa sejak awal Desember. Mal dihiasi pohon Natal raksasa, lampu warna-warni, dan lagu-lagu khas menggema dari pengeras suara.
Wilayah yang perlu mewaspadai kondisi ini mencakup bagian selatan Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua bagian selatan. Menurutnya, bibit siklon ini dapat menjadi tantangan serius saat momen mudik dan liburan akhir tahun.
Liburan Desember akhirnya tiba! Saat semua PR disimpan, alarm sekolah dimatikan, dan waktu luang terasa tak terbatas. Awalnya menyenangkan: rebahan, binge-watch drama, scroll media sosial sampai lupa waktu. Tapi setelah beberapa hari, rasa bosan mulai muncul.
Desember yang riuh sering kali datang seperti badai kecil yang menyapu semua sisi kehidupan kita. Di satu sisi, ada laporan kerja yang harus dituntaskan, tugas akhir semester yang menunggu, hingga undangan kumpul keluarga atau acara kantor yang tidak ada habisnya.
Pemerintah daerah akan dilibatkan dalam penyediaan lahan, termasuk memanfaatkan lahan milik negara jika diperlukan. Proses pembangunan hunian ini direncanakan berjalan secara bertahap.
Dalam lawatannya meninjau dampak banjir dan longsor di Sumatera Barat, Presiden menegaskan komitmennya untuk mengalirkan dana rampasan koruptor ke program-program yang langsung menyentuh masyarakat.
Desember itu tricky. Di satu sisi, ada bonus akhir tahun dan diskon menggoda. Di sisi lain, ada liburan, traktiran, dan tagihan yang menumpuk diam-diam. Tak sedikit orang yang merasa “kaya” di awal bulan, lalu kelabakan ketika Januari datang.
Menjelang akhir tahun, banyak dari kita disibukkan oleh laporan, target tahunan, dan rencana liburan. Tapi satu hal penting sering terlewat: mengevaluasi perjalanan karier.