Mahulu – Dalam suasana syukur yang penuh harapan, Koperasi Simpan Pinjam Credit Union Daya Lestari (KSP CUDL) merayakan ulang tahunnya yang ke-24, Jumat (6/6/2025). Di usianya yang kian matang, koperasi ini mencatatkan aset konsolidasi lebih dari Rp 1 triliun, dengan jaringan layanan yang kini tersebar di 28 kantor cabang se-Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Puncak syukuran digelar serentak di seluruh cabang, termasuk di Kantor Cabang TP Kirap Ngayang, Ujoh Bilang, Mahakam Ulu. Acara dimulai dengan doa khidmat yang dipimpin Pastor Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang, RD Agustinus Dale Weruin. Sejumlah tokoh pendiri, aktivis CU, suster paroki, hingga anggota koperasi hadir memperkuat semangat kebersamaan yang telah menjadi fondasi utama CU selama ini.
Agustinus Ngo, Manajer CUDL TP Kirap Ngayang, menyampaikan bahwa hingga 31 Mei 2025, total aset terkonsolidasi KSP CUDL mencapai Rp 1.094.790.603.642 dengan total anggota sebanyak 50.393 orang. Sementara, TP Kirap Ngayang sendiri menyumbang Rp 42.838.887.790 atau sekitar 6,82% dari total aset dan memiliki 2.148 anggota atau 5,55% dari keseluruhan jumlah.
“Ini total keseluruhan aset yang terkonsolidasi dari 28 kantor cabang,” ujar Agustinus saat memaparkan capaian selama dua dekade lebih perjalanan CUDL.
Agustinus menilai, meski menunjukkan tren positif, angka ini belum sepenuhnya ideal. Target ideal kontribusi dari tiap cabang seharusnya mencapai minimal 12 persen. Ia juga menyoroti rendahnya piutang beredar di wilayah TP Kirap Ngayang yang baru menyentuh 53 persen dari potensi maksimal. Hal ini disebabkan minimnya pinjaman produktif dari anggota.
Namun demikian, ia menegaskan manfaat besar telah dirasakan anggota, terutama dalam pembiayaan pendidikan dan permodalan usaha. Ia kembali mendorong anggota untuk memanfaatkan layanan pinjaman untuk hal-hal produktif.
“Kita manfaatkan lembaga ini untuk hal-hal produktif, seperti untuk modal usaha dan usaha produktif lainnya,” serunya kepada anggota yang hadir.
Untuk aspek kredit lalai, TP Kirap Ngayang mencatat angka sebesar Rp 987.365.875 atau 4,21 persen, tergolong ideal. Demikian pula dengan rasio perlindungan kredit (DCR) dan piutang lalai >12 bulan yang masih dalam kategori aman. Namun, indikator likuiditas yang berada di angka 27,91 persen dinilai masih belum ideal.
Dengan semangat solidaritas, manajemen CUDL terus mendorong edukasi keuangan bagi anggota. Tujuannya agar pemahaman manajemen keuangan semakin meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan bersama.
“CU ini bukan milik kami selaku manajemen, tapi CU ini milik kita semua. Bosnya CU ini adalah anggota,” tegas Agustinus, mengajak seluruh anggota untuk terus berpartisipasi aktif dalam kemajuan lembaga.
Dengan kantor pusat berlokasi di Jalan Kemangi No. 05, Samarinda, dan kantor cabang TP Kirap Ngayang di Kampung Ujoh Bilang, Mahakam Ulu, KSP CUDL terus memperkuat komitmen pelayanan inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh anggotanya.
