Sangatta – Anggota komisi C DPRD Kutim Abdi Firdaus mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) untuk segera memperbaiki infrastruktur dan mengatasi krisis air bersih di wilayah Teluk Pandan. Desakan ini muncul setelah Firdaus menemukan berbagai persoalan yang melanda desa dan kecamatan di wilayah tersebut.
Kondisi Memprihatinkan di Teluk Pandan
“Masih banyak desa dan kecamatan yang belum terlayani dengan baik terutama perbaikan infrastruktur dan air bersih,” ungkap Abdi Firdaus dengan nada prihatin, Kamis (2/5/2024).
Menurutnya, kondisi ini diungkapkan masyarakat akan kebutuhan akses air bersih yang memadai.
“Kebutuhan masyarakat, khususnya sarana air bersih, masih menjadi persoalan yang mendesak,” lanjutnya. Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang belum terpenuhi di banyak desa dan kecamatan di Teluk Pandan.
Komitmen untuk Mengatasi Krisis
Abdi Firdaus menegaskan komitmennya untuk mendesak Pemkab Kutim agar segera mengatasi persoalan air bersih di Kecamatan Teluk Pandan. “Saya akan terus mendesak agar Pemkab Kutim memperhatikan masalah ini dengan serius,” tegasnya.
Ia juga merencanakan untuk mengalokasikan dana dari distrik dua demi membantu penyelesaian masalah ini. Saat ini, hanya satu dari enam desa di Kecamatan Teluk Pandan yang memiliki akses air bersih. Desa-desa lainnya, seperti Kandolo, masih menghadapi kesulitan dalam mendapatkan akses air bersih yang layak.
“Desa-desa lainnya, seperti Kandolo, masih belum mendapatkan akses yang memadai,” beber Firdaus, menekankan betapa seriusnya krisis air bersih di wilayah tersebut.
Solusi Jangka Panjang
Selain mendesak perbaikan infrastruktur dan alokasi dana, Abdi Firdaus juga berencana untuk memanfaatkan sumber daya lokal. Salah satu solusinya adalah memanfaatkan air dari lokasi penggalian PT. Indominco. “Kami sedang menindaklanjuti lebih jauh untuk memanfaatkan air dari lokasi penggalian PT. Indominco sebagai solusi jangka panjang,” ujarnya.
Harapan untuk Perubahan
Desakan dan upaya yang dilakukan oleh Abdi Firdaus diharapkan dapat memberikan perubahan signifikan bagi masyarakat Teluk Pandan. Dengan komitmen yang kuat dan rencana yang matang, masyarakat berharap Pemkab Kutim dapat segera mengatasi krisis air bersih dan memperbaiki infrastruktur yang ada.
Masyarakat Teluk Pandan menanti langkah nyata dari pemerintah daerah dan berharap agar persoalan yang selama ini menghambat kehidupan sehari-hari mereka dapat segera teratasi. Keberanian dan komitmen Abdi Firdaus menjadi harapan baru bagi mereka yang selama ini berjuang mendapatkan akses air bersih dan infrastruktur yang layak.
