Konawe Selatan – Desa Lambange Kecamatan Kolono Timur, memiliki produk unggulan perkebunan jambu mente dan Kopra. Askar, Kades Desa Lambange mengatakan jambu mete menjadi andalan bagi perkonomian masyarakat Desa Lambange.
“Jambu mete merupakan komoditas perkebunan yang memiliki nilai penting dalam perekonomian desa Lambange, ini menjadi andalan kami,” ungkap Kades Askar saat dinwawancarai di rumahnya, Rabu (1/2/2023).
Jambu mete, jambu monyet atau jambu mede adalah sejenis tanaman dari yang memiliki buah yang dapat dimakan. Yang lebih terkenal dari jambu mede adalah kacang mede, kacang mete atau kacang mente; bijinya yang biasa dikeringkan dan digoreng untuk dijadikan berbagai macam penganan.
Secara botani, tumbuhan ini sama sekali bukan anggota jambu-jambuan maupun kacang-kacangan, melainkan malah lebih dekat kekerabatannya dengan mangga.
Selain mente Desa Lambange memiliki potensi kebun kelapa. Kedua komoditi ini menjadi andalan yang menopang perekonomian masyarakat Desa Lambange.
“Kalau kelapa dijadikan Kopra, kami kirim kemana-mana. Paling banyak kami kirim ke kendari secara gelondongan,”ujarnya.
Selain didarat, mayoritas masyarakat Desa Lambange berprofesi sebagai nelayan. Teluk Lambange memiliki sumber laut yang melimpah. Salah satu andalannya adalah ikan teri.
“Kalau disini penghasil ikan teri, orang sini bilang ikan lure kecil,” terangnya.
Askar mendorong pengembangan potensi laut dan darat yang ada. Ia berkomitmen untuk terus memajukan desa kelahirannya ini.
“Kami terus berupaya mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan sektor perkebunan dan perikanan ini. Baik melalui program-program desa yang ada maupun yang sudah dari pemerintah,” tuturnya.
