Cirebon – Bersama mitra kerja dari DPR RI, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengajak Masyarakat untuk mencegah dan menekan angka Stunting disemua wilayah di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Hasto Wardoyo saat memberikan arahan kepada 100 peserta Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana di Hotel Zamrud Cirebon, Selasa (13/12 2022).
Menurut Hasto, sosialisasi pencegahan stunting diberikan kepada masyarakat, sebagai upaya agar bayi maupun anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi dengan baik.
Peran serta remaja putri, ibu hamil serta masyarakat lainnya sangat dibutuhkan dalam pencegahan dan penurunan angka stunting. Hal ini merupakan pekerjaan besar yang harus didukung oleh semua pihak.
Untuk mencegah dan menekan stunting itu, dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan gizi seimbang, secara rutin memeriksaan kehamilan kepada ibu hamil pemberian tablet tambah darah, mengaktifkan posyandu untuk pemeriksaan bayi baru lahir hingga balita serta mengaktifkan bulan vaksinasi rutin.
“Termasuk, ikut program Keluarga Bencana atau KB dengan baik. Hal tersebut akan dapat memberikan pengaruh kuat terhadap penurunan angka stunting di tengah masyarakat Cirebon dan sekitarnya, Indonesia pada umumnya,” terang Hasto.
Hasto menghimbau untuk selalu memberi pemahaman tentang stunting kepada masyarakat luas. Sebab, masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang stunting. Unyuk itu, perlu dibutuhkan waktu dan upaya yang maksimal, supaya masyarakat dapat berperan aktif dalam ikut mencegah stunting.
“Disamping itu, penerapan pola hidup bersih dan sehat ditengah tengah masyarakat, dapat pula bagian dari untuk mendukung program pencegahan kasus stunting,” tandasnya.
Kegiatan sosialisasi itu dihadiri oleh Kepala BKKBN RI BKKBN RI Hasto Wardoyo, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Drs Wahidin MKes dan Mitra Kerja Ono Surono, ST
