Bukittinggi – “Pendidikan adalah investasi masa depan.” Semangat itu mengemuka menjelang peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat ke-81 yang jatuh pada 1 Oktober 2026. Keluarga besar SMK Negeri 1 Bukittinggi menyampaikan ucapan selamat sekaligus membawa pesan tentang pentingnya pendidikan sebagai fondasi dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten, berkarakter, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Kepala SMK Negeri 1 Bukittinggi, Gustian Budiarto, M.Pd., pada Kamis (17/9/2026), mengatakan peringatan Hari Jadi Sumatera Barat ke-81 tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan perjalanan daerah, tetapi juga kesempatan melakukan refleksi terhadap peran pendidikan. Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab penting dalam mempersiapkan generasi muda yang kelak dapat mengambil bagian dan memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan Sumatera Barat.
“Generasi muda harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan zaman, tetapi tetap menjunjung tinggi karakter, etika, dan nilai-nilai budaya daerah,” ujarnya.
Gustian menjelaskan, pendidikan kejuruan memiliki posisi strategis dalam proses tersebut. Sekolah menengah kejuruan tidak hanya dituntut memberikan pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Di saat bersamaan, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, etika, dan pembentukan karakter tetap menjadi bagian penting dari proses pendidikan.
Perkembangan teknologi yang semakin cepat dan perubahan kebutuhan dunia kerja, lanjutnya, juga membuat sekolah harus terus melakukan penyesuaian. Peserta didik perlu memperoleh ruang untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan, termasuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi serta membangun sikap profesional sebagai bekal ketika memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan.
Di tengah perubahan tersebut, pendidikan karakter dan kearifan lokal dinilai tidak boleh terpinggirkan. Kemajuan teknologi semestinya berjalan beriringan dengan upaya menjaga identitas generasi muda Sumatera Barat. Nilai budaya daerah, kepedulian terhadap lingkungan, dan kepekaan terhadap kehidupan masyarakat perlu terus ditanamkan agar perkembangan kompetensi tidak membuat peserta didik tercerabut dari lingkungan sosial dan budayanya.
Upaya melahirkan sumber daya manusia berkualitas juga tidak dapat hanya dibebankan kepada sekolah. Gustian menilai keterlibatan orang tua, pemerintah, serta dunia usaha dan dunia industri menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman.
“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang baik, kita berharap lahir generasi Sumatera Barat yang mampu bersaing sekaligus tetap memiliki kepedulian terhadap daerahnya,” katanya.
Sinergi tersebut menjadi semakin penting bagi pendidikan kejuruan karena peserta didik perlu mendapatkan pembelajaran yang selaras dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja. Kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat keterampilan sekaligus membantu membentuk generasi muda yang mampu membawa pengetahuan dan kompetensinya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
Menjelang Hari Jadi Sumatera Barat ke-81 pada 1 Oktober 2026, keluarga besar SMK Negeri 1 Bukittinggi pun mengajak generasi muda menjadikan momentum tersebut sebagai pendorong untuk terus belajar dan berkarya. Pengembangan potensi diri, penguasaan keterampilan, serta penguatan karakter diharapkan berjalan beriringan dalam mempersiapkan masa depan.
Pesan pendidikan dalam peringatan Hari Jadi Sumatera Barat ke-81 tersebut sekaligus menegaskan bahwa kemajuan daerah berkaitan erat dengan kualitas generasi penerusnya. Dengan kompetensi yang terus diasah tanpa meninggalkan karakter dan nilai budaya, generasi muda diharapkan dapat mengambil peran dalam perjalanan pembangunan dan kemajuan Sumatera Barat pada masa mendatang.
