Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporabudpar) menggelar rapat koordinasi persiapan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XV, Selasa (15/9/2026).
Rapat yang berlangsung di Aula Hotel Kebon Agung Jember tersebut dihadiri Kepala Disporabudpar Jember Regar Jeane, Ketua KONI Jember Ervan Friambodo, serta para ketua cabang olahraga (cabor) yang akan ambil bagian dalam Popda XV.
Popda XV dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Ngawi pada 6 November 2026. Dalam ajang tersebut, sebanyak 30 cabang olahraga akan dipertandingkan.
Ketua KONI Jember Ervan Friambodo berharap seluruh cabor dapat menjaga kekompakan dan serius mempersiapkan atlet untuk menghadapi kompetisi tersebut.
“Harapan saya cabor kompak. Prestasi gak usah ditawar lagi. Mudah-mudahan tahun ini sama dengan tahun depan masuk peringkat 10 besar,” ujar Ervan.
Sementara itu, Kepala Disporabudpar Jember Regar Jeane mendorong agar capaian Jember pada Popda tahun ini dapat meningkat dibandingkan periode sebelumnya.
Pada Popda sebelumnya, Jember berhasil meraih enam medali emas, 11 perak, dan 15 perunggu. Torehan tersebut menempatkan Jember di peringkat kesembilan.
“Kalau kemarin nomor 9, minimal tahun ini nomor 5 atau 6. Syukur-syukur bisa nomor satu,” kata Regar.
Meski demikian, Regar menyadari target menjadi juara umum tidak bisa dicapai secara instan. Ia menyebut target tersebut membutuhkan proses dan pembinaan berkelanjutan.
“Gak mungkin (langsung nomor satu). Nanti dua tahun lagi kita garap lagi, mudah-mudahan bisa jadi nomor satu,” ujarnya.
Untuk mendukung persiapan kontingen Jember, Disporabudpar menyiapkan anggaran sekitar Rp945 juta. Regar menegaskan pengelolaan anggaran tersebut akan dilakukan secara transparan dan proporsional.
“Kalau anggarannya misalkan satu miliar, ya sudah dibagi satu miliar. Yang penting jelas. Prestasi misalkan kemarin nomor 9, minimal nomor 5 atau 6, syukur-syukur nomor satu,” tegasnya.
Ia meminta KONI dan seluruh cabor bersama-sama mengoptimalkan anggaran yang tersedia agar mampu memberikan hasil maksimal dalam Popda XV.
“Adilnya tidak harus sama, tetapi proporsional sesuai peruntukannya. Nanti Pak Ketua juga bisa membantu bagaimana memaksimalkan dana Rp945 juta itu, sehingga dalam gelaran Popda ini kita bisa meraih hasil yang maksimal,” jelas Regar.
Selain membahas persiapan Popda, Regar juga mengajak insan olahraga di Jember ikut menghidupkan kembali berbagai fasilitas dan aktivitas olahraga di daerah.
Ia menjelaskan pemilihan Hotel Kebon Agung sebagai lokasi rapat bukan tanpa alasan. Regar ingin mengingatkan bahwa Jember memiliki fasilitas tersebut dan berharap keberadaannya kembali aktif serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya sengaja pilih di Hotel Kebon Agung. Saya khawatir panjenengan lupa kalau kita punya Kebon Agung. Saya juga mohon saran dan masukan, mungkin ada ide atau hal-hal yang bisa membangun kembali Kebon Agung yang sudah tertidur lama ini supaya bisa eksis kembali,” ungkapnya.
Regar juga mengajak KONI maupun cabor untuk memanfaatkan Hotel Kebon Agung dalam berbagai kegiatan olahraga maupun aktivitas bersama keluarga.
Selain Popda, Disporabudpar Jember tengah menyiapkan konsep baru program Olahraga Sore Bersama (Osma) di Jember Sport Garden (JSG).
“Kita akan konsep Osma Reborn atau new concept. Di Oktober sedang kita susun konsepnya. Nanti saya butuh support dan dukungan dari rekan-rekan, baik dari KONI, cabor maupun KORMI,” katanya.
Regar yang sebelumnya bertugas di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jember tersebut juga meminta dukungan seluruh insan olahraga untuk bersama-sama membangun atmosfer olahraga yang lebih kuat di Kabupaten Jember.
“Mari kita bangun suasana, atmosfer olahraga di Kabupaten Jember,” pungkasnya.
Dengan persiapan yang mulai dimatangkan sejak jauh hari, kontingen Jember diharapkan tidak sekadar mempertahankan prestasi sebelumnya, tetapi mampu mendongkrak posisi hingga masuk lima besar Popda XV.( ADV )
