Jakarta – “Dalam sepak bola, lawan yang diremehkan sering kali menjadi batu sandungan.” Ungkapan itu menjadi gambaran menjelang laga Timnas Indonesia menghadapi Timor Leste pada fase grup Piala AFF 2026. Meski di atas kertas Garuda lebih diunggulkan, pelatih John Herdman mengingatkan anak asuhnya agar tetap tampil disiplin dan fokus sejak menit pertama.
Indonesia menatap pertandingan melawan Timor Leste dengan target meraih tiga poin demi menjaga peluang lolos ke babak semifinal. Herdman menegaskan setiap pertandingan di turnamen regional memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Menurutnya, Timor Leste merupakan tim yang terus berkembang dan mampu memberikan perlawanan apabila Indonesia kehilangan konsentrasi. Karena itu, ia meminta seluruh pemain menghormati lawan dengan menunjukkan performa terbaik sepanjang pertandingan.
“Kami harus menghormati setiap lawan. Tidak ada pertandingan yang mudah dan kami tidak boleh meremehkan Timor Leste,” kata John Herdman menjelang pertandingan, sebagaimana dikutip dari laporan media.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa Indonesia tidak hanya mengandalkan kualitas individu pemain, tetapi juga harus menjaga organisasi permainan. Herdman ingin timnya tampil konsisten dalam bertahan maupun menyerang agar mampu mengontrol jalannya pertandingan dan menghindari kesalahan yang bisa dimanfaatkan lawan.
Di sisi lain, bek senior Jordi Amat menegaskan skuad Garuda membidik hasil maksimal. Baginya, kemenangan atas Timor Leste menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi Indonesia di klasemen Grup A sekaligus menjaga momentum positif dalam persaingan menuju fase gugur. Jordi menilai setiap poin sangat berharga sehingga tim tidak boleh kehilangan kesempatan meraih kemenangan.
“Kami ingin mendapatkan poin sempurna. Itu menjadi target kami dan seluruh pemain siap bekerja keras untuk mencapainya,” ujar Jordi Amat.
Pemain berpengalaman tersebut juga menilai persiapan tim berjalan sesuai rencana. Kekompakan antarpemain serta arahan dari tim pelatih menjadi modal penting agar Indonesia mampu menerapkan strategi dengan baik di lapangan. Menurut Jordi, seluruh anggota skuad memahami pentingnya menjaga intensitas permainan sejak awal hingga peluit akhir berbunyi.
Pertemuan melawan Timor Leste dipandang sebagai kesempatan bagi Indonesia untuk memperkuat kepercayaan diri menghadapi laga-laga berikutnya di Grup A. Namun, tim pelatih tetap menekankan bahwa kemenangan hanya dapat diraih melalui kerja keras, disiplin taktik, dan konsentrasi penuh selama 90 menit. Pendekatan itu diharapkan mampu menjaga konsistensi permainan Garuda dalam upaya memburu gelar juara Piala AFF 2026.
Dengan tekad meraih poin penuh serta peringatan agar tidak memandang sebelah mata kekuatan lawan, Timnas Indonesia diharapkan mampu tampil efektif saat menghadapi Timor Leste. Hasil positif bukan hanya menjaga peluang melaju ke semifinal, tetapi juga memperkuat kepercayaan diri skuad Garuda dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di Piala AFF 2026.
