Bontang – “Keamanan tidak hanya bergantung pada kamera pengawas, tetapi juga pada kesadaran setiap orang yang berada di dalam lingkungan sekolah.” Pandangan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal, menanggapi rencana Pemerintah Kota Bontang yang akan mengkaji bantuan pengadaan kamera pengawas (CCTV) bagi sekolah-sekolah swasta.
Menurut Saeful, kebijakan yang sedang disiapkan Pemkot merupakan langkah maju karena menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan keamanan sekolah swasta yang belakangan menjadi sasaran tindak pencurian.
Ia menilai kehadiran CCTV dapat menjadi alat pendukung yang efektif untuk mengawasi aktivitas di lingkungan sekolah sekaligus membantu proses penegakan hukum apabila terjadi tindak kriminal. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keberadaan perangkat tersebut tidak boleh membuat pihak sekolah bergantung sepenuhnya kepada teknologi.
“Menurut saya, apa yang dilakukan Pemkot berupa rencana bantuan CCTV untuk sekolah-sekolah swasta itu merupakan sebuah kemajuan dan sebuah support yang bagus bagi keamanan sekolah-sekolah tersebut,” ujar Saeful Rizal kepada media ini melalui sambungan telepon, Jumat (24/7/2026).
Meski memberikan apresiasi, Saeful menegaskan bahwa program tersebut harus dibarengi dengan tumbuhnya kesadaran dari masing-masing sekolah untuk menjaga keamanan lingkungannya sendiri.
“Hal itu perlu dilengkapi dengan pentingnya tumbuhnya kesadaran sekolah-sekolah tersebut tentang keamanan dirinya sendiri. Mereka harus punya kesadaran bahwa keamanan sekolahnya, lingkungan sekolahnya, yang pertama-tama bertanggung jawab adalah sekolah itu sendiri,” tegasnya.
Ia menjelaskan, budaya menjaga keamanan harus dimulai dari pengelola sekolah, tenaga pendidik, petugas keamanan, hingga seluruh warga sekolah. Menurutnya, pengawasan terhadap aset, pemeriksaan akses keluar masuk, hingga pemeliharaan fasilitas keamanan perlu menjadi perhatian bersama.
Saeful menambahkan, bantuan pemerintah seharusnya dipandang sebagai penguat terhadap sistem yang telah dibangun oleh sekolah, bukan sebagai solusi tunggal.
“Dengan bantuan Pemerintah Kota Bontang, keamanan itu tentu bisa lebih ditingkatkan lagi supaya tidak terjadi apa yang sudah terjadi. Tetapi bantuan itu akan jauh lebih efektif apabila sekolah juga memiliki komitmen yang sama untuk menjaga aset dan lingkungannya,” katanya.
Ia menilai kasus pencurian yang terjadi di sejumlah sekolah menjadi pelajaran penting bahwa sistem keamanan harus diperkuat secara menyeluruh. Selain pemasangan CCTV, sekolah juga perlu memastikan perangkat tersebut berfungsi dengan baik, melakukan patroli rutin, serta meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan apabila ditemukan potensi gangguan.
Sebagai legislator yang membidangi pemerintahan dan pelayanan publik, Saeful berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan terus diperkuat. Menurutnya, menciptakan lingkungan belajar yang aman merupakan tanggung jawab bersama agar siswa dan tenaga pendidik dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman. (ADV).
