Tasikmalaya – Hujan deras yang disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di kawasan Paseh, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jumat (27/3/2026) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan akses jalan sempat terputus, jaringan listrik terganggu, dan aktivitas warga di beberapa lingkungan terdampak.
Titik kerusakan terparah terjadi di ruas jalan yang menghubungkan RW 15 dan RW 09 Kelurahan Tuguraja. Sebatang pohon berukuran besar roboh hingga menutup seluruh badan jalan. Batangnya juga menimpa kabel listrik serta pagar rumah warga, sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Cuaca ekstrem yang berlangsung dalam waktu singkat memicu kerusakan di sejumlah titik. Selain pohon tumbang, sebuah tiang listrik ikut roboh sehingga aliran listrik ke permukiman warga terputus. Kabel yang menjuntai di badan jalan membuat warga memilih menutup sementara akses demi menghindari risiko tersengat listrik.
Ketua RT 04 RW 15 Kelurahan Tuguraja, Arif Budiman, mengatakan sedikitnya dua pohon besar tumbang bersamaan dengan robohnya satu tiang listrik ketika hujan dan angin mencapai puncaknya.
“Di sini perbatasan RW 15 dan RW 09. Ada dua pohon besar tumbang dan satu tiang listrik rubuh saat hujan deras disertai angin kencang,” ujar Arif Budiman di Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jumat (27/3/26).
Menurut Arif, robohnya tiang listrik menyebabkan distribusi listrik ke sejumlah rumah warga terganggu. Selain itu, kabel yang menjuntai di jalan menimbulkan potensi bahaya bagi masyarakat sehingga warga diminta tidak mendekati lokasi sebelum dilakukan penanganan oleh petugas.
“Tiang listrik yang roboh membuat aliran listrik ke rumah warga terganggu. Kabel juga menjuntai di jalan, cukup berbahaya bagi yang melintas,” katanya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut menyebabkan kerugian material. Salah satu pagar tembok rumah warga mengalami kerusakan setelah tertimpa batang pohon yang roboh akibat terpaan angin.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tapi ada pagar tembok warga yang rusak tertimpa batang pohon,” tambah Arif Budiman.
Sebelum petugas tiba, warga bergotong royong membersihkan ranting dan dahan yang masih dapat dipindahkan secara manual. Upaya tersebut dilakukan agar sebagian akses jalan bisa kembali digunakan sambil menunggu proses evakuasi batang pohon berukuran besar.
“Warga langsung bahu-membahu membersihkan dahan yang bisa dipotong agar akses jalan bisa dilalui,” ujarnya.
Dampak cuaca ekstrem tidak hanya dirasakan di lokasi pohon tumbang. Pemadaman listrik juga terjadi di sejumlah wilayah lain, di antaranya RW 15, RW 02, RW 09, RW 14, hingga kawasan Selaawi RW 04. Gangguan tersebut dipicu banyaknya kabel listrik yang tertimpa pohon maupun terdampak robohnya tiang listrik.
“Bukan hanya di sini, beberapa RW lain juga padam karena banyak kabel tertimpa pohon,” ungkap Arif.
Warga berharap pemerintah segera melakukan pemeriksaan terhadap pohon-pohon besar yang berada di sepanjang jalur Paseh hingga Terusan BCA. Menurut mereka, sejumlah pohon terlihat sudah tua dan rapuh sehingga berpotensi membahayakan keselamatan ketika hujan lebat dan angin kencang kembali terjadi.
“Kami minta dinas terkait segera mengecek dan memangkas pohon-pohon besar yang sudah rapuh. Ini sangat berbahaya kalau dibiarkan,” tegas Arif Budiman di lokasi kejadian.
Tidak lama setelah menerima laporan, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama petugas PLN tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi pohon tumbang sekaligus memperbaiki jaringan listrik yang mengalami kerusakan.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya mitigasi bencana hidrometeorologi di kawasan perkotaan. Selain kesiapsiagaan masyarakat, pemeliharaan pohon peneduh secara berkala, pemeriksaan jaringan utilitas, serta pemangkasan cabang yang rapuh menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko ketika cuaca ekstrem melanda.
Seiring masih berlangsungnya musim hujan, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan. Pengendara diharapkan menghindari berteduh di bawah pohon besar ketika hujan disertai angin kencang serta segera melapor kepada petugas apabila menemukan pohon yang berpotensi tumbang atau membahayakan keselamatan.
