Kutim – Seperti mata rantai yang saling menguatkan, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha kembali melahirkan fasilitas kesehatan baru bagi warga Desa Singa Gembara. PT Kaltim Prima Coal (KPC) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) meresmikan Posyandu Kamasean di Kecamatan Sangatta Utara sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan mendukung percepatan penurunan stunting.
Peresmian Posyandu Kamasean dihadiri Wakil Bupati Kutai Timur sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kutai Timur H. Mahyunadi, Ketua TP PKK Kutai Timur Ir. Hj. Siti Robiah, Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur dr. Yuwana Sri Kurniati, Camat Sangatta Utara Hasdiah, Kepala Puskesmas Teluk Lingga drg. Sri Endrayati, perwakilan PT Pama, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga Desa Singa Gembara.
Superintendent Community Health and Education (CHE) PT KPC, Febriana Kurniasari, mengatakan pembangunan Posyandu Kamasean merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya pada sektor kesehatan ibu dan anak. Nilai pembangunan fasilitas tersebut mencapai sekitar Rp205 juta.
“Melalui program CSR bidang kesehatan ini, PT KPC berkomitmen untuk turut mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan ibu dan anak dengan membangun posyandu senilai kurang lebih Rp205 juta. Sejak 2010 sudah puluhan posyandu telah kami bangun di wilayah ring 1,” ujar Febriana Kurniasari.
Menurutnya, keberadaan Posyandu memiliki peranan penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar masyarakat. Berbagai layanan seperti pemantauan tumbuh kembang balita, pemeriksaan ibu hamil, imunisasi, edukasi gizi, hingga kegiatan promotif dan preventif lainnya dilakukan melalui fasilitas tersebut. Sarana yang memadai juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menurunkan angka stunting di daerah.
“Kami berharap bangunan Posyandu ini tidak hanya sekadar bangunan fisik. Kami berharap tempat ini dapat menjadi pusat kegiatan yang mendorong peningkatan kesehatan keluarga, memperkuat kebersamaan masyarakat, serta mendukung lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas,” katanya.
Kepala Desa Singa Gembara, Hamriani Kassa, menyampaikan apresiasi kepada PT KPC yang telah membantu mewujudkan Posyandu Kamasean. Ia menyebut keberhasilan pembangunan fasilitas tersebut merupakan hasil perjuangan panjang yang telah dirintis sejak dua tahun lalu.
“Terima kasih kepada PT Kaltim Prima Coal. Posyandu Kamasean hari ini telah diresmikan dan insya Allah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di wilayah pelayanan Posyandu Kamasean. Ini merupakan perjuangan bersama sejak dua tahun lalu dan akhirnya disetujui pada Desember 2025. Pembangunan dimulai pada 4 Desember dan selesai pada Februari 2026,” ujar Hamriani Kassa.
Hamriani menjelaskan, ketika dirinya mulai memimpin Desa Singa Gembara, masih terdapat dua posyandu yang belum memiliki bangunan permanen. Selain Posyandu Kamasean yang dibangun melalui dukungan PT KPC, Posyandu Pelamboyan berhasil diwujudkan melalui anggaran dana desa.
“Alhamdulillah, dua posyandu yang menjadi pekerjaan rumah akhirnya dapat diselesaikan pada tahun ini. Posyandu Pelamboyan dibangun menggunakan dana desa, sedangkan Posyandu Kamasean mendapat dukungan dari PT KPC. Saat ini delapan posyandu di Desa Singa Gembara sudah berdiri seluruhnya dan beberapa di antaranya juga telah direhabilitasi sejak tahun 2024,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh posyandu yang ada di Desa Singa Gembara kini telah menjalankan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Dengan rampungnya Posyandu Kamasean, Desa Singa Gembara kini memiliki delapan posyandu yang tersebar di berbagai wilayah. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar sekaligus menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting di Kutai Timur.
