Kediri – “Pesan besar terkadang lebih mudah diterima lewat cerita sederhana.” Cara itulah yang dipilih Polsek Kediri Kota untuk mengajak anak-anak meninggalkan kebiasaan mengonsumsi makanan instan dan mulai mencintai makanan sehat. Melalui pertunjukan wayang karton, polisi menyampaikan pentingnya pola makan bergizi kepada puluhan anak Taman Kanak-Kanak di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Kediri, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kota Kediri ke-74 sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Selain lomba mewarnai, anak-anak disuguhi pagelaran wayang edukatif bertajuk “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang mengangkat pentingnya membiasakan konsumsi makanan sehat dan bergizi.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono mengatakan tema tersebut dipilih karena masih banyak anak yang lebih menyukai makanan cepat saji dan jajanan instan dibandingkan sayur maupun buah-buahan. Padahal, pola makan seperti itu dapat berdampak buruk terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak.
“Dalam kegiatan wayang edukasi ini kami mengambil tema tentang kebiasaan anak Indonesia hebat. Salah satunya yaitu makanan-makanan yang bergizi dan sehat,” kata Bowo Wicaksono.
Dalam cerita yang ditampilkan, tokoh utama bernama Willy digambarkan sebagai anak yang gemar mengonsumsi makanan instan dan jajanan cepat saji. Kebiasaan tersebut membuatnya sering mengalami gangguan kesehatan karena enggan mengonsumsi sayur dan buah.
Alur cerita kemudian menghadirkan tokoh-tokoh sayuran dan buah-buahan yang berjuang melawan “raksasa penyakit” akibat pola makan tidak sehat. Di akhir pertunjukan, pasukan makanan sehat berhasil mengalahkan penyakit dan menyadarkan Willy mengenai pentingnya menjaga asupan gizi.
“Dalam lakon ini ada seorang anak bernama Willy yang senang makan makanan dari luar dan jajanan instan, tetapi tidak mau makan sayur maupun buah sehingga dia sering sakit-sakitan. Penyakit akhirnya kalah karena diserang makanan sehat dari sayur dan buah-buahan,” ujarnya.
Menurut Bowo, edukasi sejak usia dini menjadi langkah penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat. Ia berharap anak-anak mulai terbiasa mengonsumsi makanan bergizi sehingga mampu mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan mereka.
“Harapan kami anak-anak lebih mau mengonsumsi makanan sehat, terutama sayur dan buah-buahan, serta menghindari jajanan yang belum tentu baik dari sisi kesehatan maupun gizinya,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembiasaan pola hidup sehat sejak masa kanak-kanak merupakan bagian dari upaya mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan.
“Tujuan kami mulai sekarang anak-anak terbiasa makan makanan sehat untuk menyiapkan Generasi Emas 2045. Jika sejak kecil mereka dibiasakan hidup sehat, ke depan mereka akan menjadi generasi yang hebat, sukses, dan memiliki tubuh yang sehat,” tegasnya.
Selain memberikan edukasi kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Pendekatan kreatif melalui pertunjukan wayang karton diharapkan mampu membuat pesan tentang hidup sehat lebih mudah dipahami dan diingat oleh anak-anak.
