Mojokerto – Malam itu bukan sekadar pertandingan, melainkan pesta kecil penuh emosi. Sorak sorai pecah seperti gelombang, mengalir dari satu sudut ke sudut lain Warung Kopi Teracenna, saat layar proyektor menampilkan dominasi Timnas Indonesia yang tak terbendung.
Puluhan warga, sekitar 65 orang, memadati warkop yang berlokasi di Jalan Surodinawan No.75, Kota Mojokerto, pada Jumat malam [Jumat (27/03/2026)]. Mereka mulai berdatangan sejak pukul 19.00 WIB untuk mengikuti kegiatan nonton bareng pertandingan Timnas Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis yang dimulai pukul 20.00 WIB. Layar proyektor besar yang disediakan pengelola menjadi pusat perhatian, menghadirkan pengalaman menonton yang lebih hidup bagi para penonton.
Suasana semakin meriah sejak peluit awal dibunyikan. Penonton tampak memenuhi seluruh area duduk, bahkan hingga meluber ke area parkir sepeda motor di sekitar lokasi. Antusiasme meningkat drastis ketika Timnas Indonesia mulai mendominasi jalannya pertandingan. Sorakan keras menggema setiap kali peluang tercipta, terutama saat Beckham Putra mencetak dua gol beruntun pada menit ke-15 dan menit ke-25 yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan.
Momen paling riuh terjadi saat gol kedua tercipta. Euforia spontan membuat salah satu penonton, Damar (24), berdiri dari kursinya hingga tanpa sengaja menyenggol secangkir kopi yang kemudian tumpah. Namun, kejadian kecil itu justru menambah warna suasana yang tetap dipenuhi tawa dan kegembiraan.
“Saya selalu mengadakan nobar kalau timnas bertanding, supaya bisa menyaksikan kemenangan bersama-sama dan mendukung timnas Indonesia yang penuh semangat,” ujar Havid (28), pemilik Warung Kopi Teracenna.
Menurutnya, kegiatan nonton bareng telah menjadi agenda rutin setiap kali Timnas Indonesia bertanding. Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antarwarga yang datang dari berbagai latar belakang untuk satu tujuan yang sama: mendukung tim kebanggaan nasional.
“Saya sering nobar di sini karena layarnya besar dan suasananya seru. Harapannya tentu Timnas Indonesia terus maju dan semakin berprestasi,” kata Damar (24), salah satu penonton.
Kemenangan telak 4-0 yang diraih Timnas Indonesia menjadi puncak kegembiraan malam itu. Para penonton bertahan hingga pertandingan berakhir, menutup malam dengan tepuk tangan meriah dan wajah puas. Atmosfer hangat yang tercipta menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi perekat sosial yang kuat di tengah masyarakat.
Kegiatan nobar di Warung Kopi Teracenna bukan hanya tentang menonton pertandingan, tetapi juga menjadi ruang berkumpul yang menghadirkan rasa kebersamaan. Di tengah sederhana suasana warung kopi, semangat nasionalisme dan dukungan terhadap Timnas Indonesia terasa begitu nyata dan hidup.
Pada akhirnya, kemenangan di lapangan hijau tidak hanya dirayakan oleh pemain, tetapi juga oleh mereka yang bersorak dari kejauhan—membuktikan bahwa sepak bola mampu menyatukan banyak hati dalam satu irama yang sama.
