Mojokerto – Seperti aliran sungai yang meluap di musim hujan, kepadatan kendaraan mulai membanjiri kawasan Sunrise Mall Mojokerto menjelang Hari Raya Idulfitri. Aktivitas masyarakat yang meningkat drastis membuat ruas jalan di sekitar pusat perbelanjaan tersebut dipadati kendaraan, terutama pada sore hingga malam hari.
Fenomena ini terpantau pada Rabu (18/03/2026), di mana arus lalu lintas di sekitar mall tampak melambat akibat antrean panjang kendaraan. Sepeda motor dan mobil pribadi mendominasi jalan utama, bergerak perlahan seiring tingginya mobilitas warga yang berbelanja kebutuhan Lebaran maupun sekadar menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan. Kepadatan diperparah oleh aktivitas keluar-masuk kendaraan di area parkir serta meningkatnya volume lalu lintas di pusat kota Mojokerto.
“Kalau sore sampai malam biasanya macet, apalagi mendekati hari raya. Banyak orang belanja kebutuhan,” ujar Rudi (29), salah satu pengguna jalan yang kerap melintasi kawasan tersebut.
Kondisi ini menunjukkan pola tahunan yang kerap terjadi menjelang Idulfitri, di mana pusat-pusat ekonomi menjadi magnet aktivitas masyarakat. Lonjakan pengunjung di pusat perbelanjaan seperti Sunrise Mall tidak hanya berdampak pada peningkatan transaksi ekonomi, tetapi juga pada kepadatan lalu lintas di sekitarnya.
Petugas di lapangan terlihat aktif mengatur arus kendaraan di sejumlah titik untuk mengurangi kemacetan. Meski demikian, antrean kendaraan tetap terjadi, khususnya pada jam sibuk ketika warga pulang kerja sekaligus berbelanja kebutuhan Ramadan dan Lebaran.
Selain faktor belanja, meningkatnya mobilitas masyarakat di pusat kota juga turut memperparah kondisi lalu lintas. Kawasan Mojokerto yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial menjelang hari besar keagamaan memang kerap mengalami lonjakan kendaraan.
Pemerintah dan petugas terkait mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari kepadatan yang lebih parah. Penggunaan waktu perjalanan di luar jam sibuk juga menjadi salah satu solusi untuk mengurangi risiko terjebak kemacetan.
Dengan meningkatnya aktivitas menjelang Lebaran, masyarakat diharapkan tetap menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan, sehingga arus lalu lintas dapat tetap terkendali meski volume kendaraan terus bertambah.
