Surabaya – Suasana Ramadan di kalangan pelajar Jawa Timur terasa lebih semarak melalui kegiatan khotmil Qur’an virtual yang digelar oleh pengurus Rohani Islam (Rohis) se-Jawa Timur. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, Dr. Amak Burhanuddin, M.Pd.I, yang menilai aktivitas tersebut sebagai langkah positif dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Kegiatan khotmil Qur’an tersebut dilaksanakan secara daring pada Jumat (13/3/2026) dan melibatkan para ketua Rohis dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur bersama para anggotanya. Meski berlangsung secara virtual, kegiatan tetap berjalan khidmat dengan partisipasi aktif para pelajar yang mengikuti rangkaian tilawah hingga khatam 30 juz Al-Qur’an secara bersama-sama.
Dalam pelaksanaannya, setiap daerah mendapatkan pembagian bacaan Al-Qur’an per juz. Ketua Rohis bersama anggota di masing-masing kabupaten/kota bertanggung jawab membaca bagian juz yang telah ditentukan. Dengan metode pembagian tersebut, seluruh juz Al-Qur’an dapat diselesaikan secara kolektif dalam satu waktu melalui kegiatan khotmil Qur’an yang dilakukan serentak.
“Kegiatan ini sangat baik untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an. Selain itu juga memperkuat semangat kebersamaan di antara pengurus Rohis di seluruh Jawa Timur,” ujar Dr. Amak Burhanuddin.
Ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki dampak edukatif dan spiritual bagi para peserta. Para pelajar yang tergabung dalam Rohis diharapkan mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus sumber inspirasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, momentum Ramadan memang sangat tepat untuk menghidupkan tradisi membaca dan mengkaji Al-Qur’an. Tradisi tadarus yang dilakukan bersama tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah di kalangan generasi muda Muslim.
Selain itu, kegiatan khotmil Qur’an virtual ini juga menunjukkan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter pelajar. Melalui platform daring, para anggota Rohis dari berbagai daerah tetap dapat terhubung dan berpartisipasi aktif tanpa harus berkumpul secara fisik di satu tempat.
Dr. Amak Burhanuddin berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan. Tidak hanya saat Ramadan, tetapi juga pada momentum lainnya sebagai bagian dari pembinaan karakter religius di kalangan pelajar.
“Kami berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin, sehingga Rohis dapat semakin berperan dalam membentuk generasi muda yang religius, berakhlak baik, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” katanya.
Kegiatan khotmil Qur’an virtual ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat terus tumbuh di kalangan pelajar Jawa Timur, meskipun dilaksanakan melalui media digital.
Dengan semangat Ramadan yang penuh keberkahan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat spiritualitas sekaligus mempererat hubungan antarpelajar Muslim di berbagai daerah di Jawa Timur.
