Jember – Layanan kesehatan tak lagi harus selalu didatangi. Pemerintah Kabupaten Jember kini menyiapkan konsep pelayanan “jemput bola” melalui program Mobil Home Care “Gus Bupati”, sebuah layanan kesehatan keliling yang dirancang untuk menjangkau warga langsung di rumah mereka.
Program ini digagas sebagai inovasi pelayanan publik di bidang kesehatan, terutama untuk membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas, lanjut usia, maupun warga yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan. Melalui mobil layanan khusus, tenaga kesehatan nantinya akan mendatangi rumah warga untuk memberikan pemeriksaan maupun tindakan medis dasar.
Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) saat ini tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis sebelum layanan tersebut resmi diluncurkan.
Kepala Dinas Kesehatan Dalduk dan KB Kabupaten Jember, Muhammad Zamroni, melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes), Imam Firdausi, S.Kep., menyampaikan bahwa penguatan peran Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) menjadi salah satu fokus utama dalam tahap persiapan program tersebut.
“Seluruh Puskesmas di Jember kami minta menyiapkan perangkat pendukung seperti smartphone dan laptop khusus untuk mendukung pelaporan data secara real-time. Selain itu, nomor hotline resmi Puskesmas juga harus tersedia agar masyarakat bisa dengan mudah menghubungi tenaga kesehatan,” ujar Imam Firdausi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa kesiapan perangkat digital menjadi bagian penting dalam mendukung sistem layanan yang cepat dan terintegrasi. Dengan sistem pelaporan langsung dari lapangan, pemerintah daerah dapat memantau kondisi pelayanan kesehatan secara real-time.
Selain infrastruktur digital, setiap Puskesmas juga diminta membentuk tim pelaksana khusus. Tim ini akan terdiri dari tenaga kesehatan profesional, termasuk petugas skrining yang bertugas melakukan penilaian awal terhadap kondisi pasien sebelum pelayanan diberikan.
“Tim ini nantinya memastikan pelayanan yang diberikan benar-benar tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan,” jelasnya.
Program Mobil Home Care “Gus Bupati” juga dirancang terhubung dengan berbagai layanan publik yang sudah berjalan di Kabupaten Jember. Salah satunya adalah layanan pengaduan masyarakat “Wadul Gus” yang selama ini menjadi sarana warga menyampaikan keluhan kepada pemerintah daerah.
Selain itu, program tersebut akan bersinergi dengan Public Safety Center (PSC) 119 untuk menangani situasi kegawatdaruratan yang mungkin ditemukan saat tim kesehatan melakukan kunjungan ke rumah warga.
“Program ini tidak berjalan sendiri. Kami melibatkan seluruh Puskesmas di Jember dan juga bersinergi dengan tiga rumah sakit daerah, terutama untuk menangani kasus kegawatdaruratan yang mungkin ditemukan saat tim melakukan pelayanan di rumah warga,” katanya.
Saat ini Dinas Kesehatan Jember masih menyelesaikan penyusunan Petunjuk Teknis (Juknis) yang akan menjadi panduan operasional program di lapangan. Dokumen tersebut akan mengatur mekanisme pelayanan, alur koordinasi, hingga sistem pelaporan.
Setelah tahap penyusunan tersebut selesai, pemerintah daerah akan melakukan sosialisasi kepada seluruh Puskesmas dan pemangku kepentingan terkait agar implementasi program dapat berjalan optimal.
Masyarakat Jember kini menantikan arahan resmi dari Bupati Jember mengenai jadwal peluncuran program Mobil Home Care “Gus Bupati”. Program ini diharapkan menjadi solusi nyata untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memastikan seluruh warga dapat memperoleh akses pelayanan medis yang cepat dan merata. (ADV).
