Jember – Perjalanan Persid Jember di kompetisi Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur kian menjanjikan. Tim kebanggaan masyarakat Jember itu sukses melangkah ke babak 8 besar, sebuah capaian yang langsung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Jember. Di tengah semangat kebangkitan sepak bola lokal, Bupati Jember Gus Fawait memastikan dukungan penuh pemerintah daerah, baik dari sisi pembinaan maupun penguatan infrastruktur olahraga.
Persid Jember mencuri perhatian publik setelah tampil dominan pada laga lanjutan babak 8 besar dengan menaklukkan Triple’s Kediri dengan skor meyakinkan 4-0. Kemenangan telak tersebut menegaskan posisi Persid sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam persaingan Liga 4 Jawa Timur musim ini. Permainan kolektif, disiplin, dan determinasi tinggi para pemain dinilai menjadi kunci keberhasilan tim.
Bupati Jember, , menyampaikan bahwa capaian Persid Jember bukanlah hasil instan, melainkan buah dari proses pembenahan yang mulai menunjukkan hasil nyata. Ia menilai Persid kini tampil dengan karakter baru, tidak hanya kompetitif secara teknis, tetapi juga memiliki mental juara yang kuat.
“Ini adalah wajah baru Persid Jember. Kami ingin prestasi ini terus berlanjut dan menjadi fondasi kebangkitan sepak bola Jember,” ujar Gus Fawait menanggapi keberhasilan tim tersebut.
Menurutnya, kebangkitan prestasi Persid Jember harus diiringi dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah. Oleh karena itu, Pemkab Jember berkomitmen tidak hanya fokus pada pembinaan atlet dan manajemen klub, tetapi juga memastikan ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai. Infrastruktur dinilai menjadi elemen penting dalam menciptakan ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan.
Salah satu prioritas utama pemerintah daerah adalah pengembangan kawasan (JSG). Kawasan ini direncanakan menjadi markas Persid Jember sekaligus pusat aktivitas olahraga dan kepemudaan masyarakat. Selain sebagai fasilitas latihan dan pertandingan, JSG juga difungsikan sebagai ruang publik melalui program OSMA atau Olahraga Sore Bersama yang melibatkan masyarakat luas.
Namun, Gus Fawait tidak menampik bahwa proses pembangunan di sekitar kawasan JSG saat ini membawa dampak sementara terhadap kondisi infrastruktur. Ia menjelaskan bahwa di sisi kawasan tersebut sedang berlangsung pembangunan Sekolah Rakyat, sebuah program nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto dengan nilai anggaran sekitar Rp 200 miliar.
“Saat ini di sisi JSG sedang berlangsung pembangunan Sekolah Rakyat, program nasional yang diinisiasi oleh Bapak Prabowo Subianto dengan nilai anggaran sekitar Rp 200 miliar,” jelas Gus Fawait.
Aktivitas proyek, khususnya lalu lintas kendaraan berat pengangkut material, menyebabkan kerusakan pada sejumlah ruas jalan di sekitar JSG. Meski demikian, Gus Fawait memastikan kondisi tersebut bersifat sementara. Pemerintah daerah, kata dia, telah menyiapkan rencana perbaikan infrastruktur yang akan dilaksanakan segera setelah pembangunan Sekolah Rakyat rampung.
Seiring meningkatnya prestasi Persid Jember dan intensitas kegiatan di kawasan JSG, Gus Fawait memprediksi jumlah pengunjung harian dapat mencapai 500 hingga 1.000 orang. Lonjakan aktivitas tersebut menuntut kesiapan infrastruktur yang memadai agar seluruh kegiatan olahraga, kepemudaan, dan rekreasi masyarakat dapat berjalan aman, nyaman, dan optimal.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin menjadikan kebangkitan Persid Jember sebagai momentum bersama. Sinergi antara pemerintah, manajemen klub, pemain, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga konsistensi prestasi sekaligus membangun budaya olahraga yang positif di Jember.
Dengan dukungan pembinaan yang berkelanjutan serta penguatan infrastruktur yang terencana, Pemkab Jember optimistis Persid Jember mampu melangkah lebih jauh di Liga 4 Jawa Timur dan menjadi simbol kebangkitan sepak bola daerah yang membanggakan.
