Tasikmalaya – Santri SMA QSBS Berhasil Raih Medali Perak diajang Ompetisi Kimia Internasional Chemistry Olympiad (IChO) 2022.Kompetisi kelas internasional ini diselenggarakan pada 10 – 18 Juli 2022 di Tianjin, Cina.Santri SMA QSBS Muhammad Dihya Aby Abdi Manaf atau akrab disapa Ibni, menyumbangkan medali perak untuk Indonesia.
Dalam kontingen tersebut, Ibni tidak sendiri ia beserta tiga delegasi lainnya yaitu Kevin Lius Bong (SMAK Petra 1 Surabaya), Nathanael Reza Putra Widjaja (SMA Yakobus Jakarta) dan Emilda Puteri Aulia (MAN 2 Kota Malang).
Ibni mengaku ingin mengikuti kompetisi ini secara langsung di Cina, namun karena masih diterapkan lockdown Ibni dan kawan-kawan hanya bisa mengucap syukur dapat lolos ke tahap ini.
Ibni menceritakan banyak hal mengenai pengalaman selama mengikuti kompetisi IChO 2022.
Sebelum kompetisi berlangsung yaitu di tanggal 13 Juli 2022, seluruh peserta mengikuti kegiatan study tour secara online via zoom meeting.
Ibni mengaku mendapatkan banyak relasi serta mampu berbagi pengalaman dan impian dengan peserta olimpiade lainnya.Kompetisi IChO biasanya dilangsungkan selama dua hari di mana peserta diberikan soal berupa teori dan praktik. Namun, karena IChO tahun ini diselenggarakan secara online peserta hanya diberikan soal berupa teori saja.
“Ibni mengalami banyak kendala saat mengerjakan soal. Hasil dari pengerjaan soal kemudian dinilai oleh mentor masing-masing peserta dan panitia yang selanjutnya hasil penilaian tersebut dibandingkan dan didiskusikan jika terdapat perbedaan penilaian,” ungkap Ibni
Sementara itu kepala SMA Quranic Science Boarding School, Diana Arianti Suherman, M.Pd. berharap prestasi yang di raih Ibni dapat memotivasi peserta didik lain.
“Alhamdulillah, kami sangat senang bisa meraih medali perak dalam IChO tahun ini. Tentunya kami paham sekali bagaimana perjuangan untuk dapat meraih perak, butuh usaha dan kerja keras. Kami dari pihak sekolah mengucapkan beribu-ribu selamat untuk Ibni atas prestasi yang sangat luar biasa dan mampu membawa nama baik sekolah juga nama baik bangsa. Semoga bisa menjadi inspirasi untuk santri lainnya dan dapat hadir Ibni-Ibni yang baru di sekolah ini, ” tutur Diana.
Kebahagiaan yang sama juga terucap dari Ummi Pipit, ibunda Ibni. Sebagai orang tua ia menyampaikan perasaan bangga atas prestasi putranya.
“Alhamdulillah, Allah memberi karunia dan berkah, kami bersyukur Ibni bisa menyelesaikan rangkaian olimpiade ini dengan baik dengan dukungan sekolah, dinas pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, dinas pendidikan Provinsi Jabar dan kemenristek RI. Semoga pengalaman ini dapat menjadi modal ilmu untuk peran peradaban Ibni di masa yang akan datang,” ucapnya.
