Bondowoso – Pagi yang biasanya dipenuhi aroma persiapan dapur berubah menjadi ruang penuh energi ketika puluhan relawan SPPG Bondowoso Badean 2 bergerak serempak mengikuti senam bersama. Sebelum aktivitas pelayanan dimulai, Senin (22/12/2025), para relawan memilih memanaskan tubuh lebih dulu, seolah menegaskan bahwa kerja melayani gizi juga dimulai dari tubuh yang sehat.
Sebanyak 50 relawan dapur terlibat dalam kegiatan senam yang digelar di area SPPG Badean 2, Kecamatan Badean, Kabupaten Bondowoso. Dengan iringan musik ringan, gerakan demi gerakan dilakukan secara kompak. Suasana tampak cair dan penuh semangat, menciptakan penyegaran di tengah rutinitas kerja dapur yang menuntut ketelitian, ketahanan fisik, dan konsistensi tinggi setiap hari.
Kegiatan ini digagas sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran relawan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam program tersebut, kondisi fisik relawan memegang peranan penting karena berkaitan langsung dengan kualitas pengolahan dan penyajian makanan. Relawan yang sehat dinilai lebih mampu bekerja optimal sekaligus menjaga standar kebersihan dan keamanan pangan.
Kepala SPPG Bondowoso Badean 2, Yulia Linda Lestari, menuturkan bahwa senam bersama bukan sekadar aktivitas pengisi waktu, melainkan bagian dari strategi membangun budaya kerja yang sehat dan produktif.
“Dapur yang produktif hanya bisa terwujud jika relawannya sehat. Dengan tubuh yang bugar, seluruh proses kerja bisa berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujar Yulia.
Ia menjelaskan, relawan dapur setiap hari berhadapan dengan aktivitas fisik yang tidak ringan, mulai dari pengolahan bahan makanan, memasak dalam jumlah besar, hingga pendistribusian. Tanpa kondisi fisik yang prima, risiko kelelahan dan penurunan kualitas kerja menjadi lebih besar. Oleh karena itu, kesadaran menjaga kesehatan perlu ditanamkan sebagai bagian dari etos kerja.
Selain aspek kebugaran, Yulia juga menekankan pentingnya kesehatan dalam konteks keamanan pangan. Relawan yang sehat dinilai lebih mampu menjaga higienitas selama proses pengolahan makanan, sehingga tujuan Program MBG untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat dapat tercapai secara maksimal.
Senam bersama ini juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan antarrelawan. Di sela aktivitas yang padat, momen bergerak bersama menciptakan suasana yang lebih cair dan humanis. Relawan dapat saling menyemangati, mempererat solidaritas, dan membangun kekompakan tim yang sangat dibutuhkan dalam kerja kolektif di dapur pelayanan gizi.
Bagi SPPG Bondowoso Badean 2, kegiatan ini diharapkan menjadi kebiasaan positif yang terus berlanjut. Ke depan, senam bersama direncanakan masuk dalam agenda rutin sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan berorientasi pada kualitas pelayanan publik.
Melalui langkah sederhana namun berdampak ini, SPPG Badean 2 Bondowoso ingin menunjukkan bahwa keberhasilan pelayanan gizi tidak hanya ditentukan oleh menu dan distribusi, tetapi juga oleh perhatian terhadap kesejahteraan para relawan yang menjadi penggeraknya. Tubuh yang sehat, kerja yang solid, dan pelayanan yang berkualitas menjadi satu kesatuan yang saling menguatkan.
