Sungai Penuh – Di bawah sorot lampu aula dan tatapan haru keluarga, prosesi wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan kembali menjadi penanda bahwa ilmu bukan sekadar dihafal, tetapi diamanahkan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan STIKES Bina Insani Sakti mengukuhkan 67 wisudawan dan wisudawati Program Studi Diploma III Keperawatan Angkatan XXII Tahun Akademik 2024/2025 dalam Sidang Terbuka Senat yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh.
Sidang Terbuka Senat tersebut digelar pada Sabtu (6/12/2024) dan dipimpin langsung oleh Ketua Senat STIKES Bina Insani Sakti. Prosesi ini menjadi simbol penyerahan tanggung jawab akademik sekaligus awal perjalanan profesional para lulusan sebagai tenaga keperawatan yang siap mengabdi di tengah masyarakat. Kehadiran para orang tua, keluarga, serta tamu undangan menambah suasana sakral dan penuh kebanggaan.
Acara wisuda ini turut dihadiri Ketua Pembina Yayasan Bina Insani Sakti, Murady Darmansyah, Ketua LLDIKTI Wilayah X Sumatera Barat dan Jambi, unsur Forkopimda, jajaran pimpinan STIKES Bina Insani Sakti, serta perwakilan Pemerintah Kota Sungai Penuh. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan dukungan luas terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
“Wisuda bukanlah garis akhir dari proses belajar, melainkan pintu awal untuk mengabdi dan berkarya di dunia nyata,” ujar Ketua Senat STIKES Bina Insani Sakti dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa lulusan keperawatan dituntut tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga menjunjung tinggi etika profesi, empati, dan nilai-nilai kemanusiaan. Menurutnya, tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks menuntut tenaga kesehatan yang adaptif, berintegritas, serta mampu bekerja secara profesional di berbagai situasi pelayanan.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Sungai Penuh yang diwakili Sekretaris Daerah Alpian, menyampaikan apresiasi kepada STIKES Bina Insani Sakti atas kontribusinya dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten. Pemerintah daerah, kata Alpian, sangat membutuhkan peran lulusan keperawatan untuk memperkuat layanan kesehatan dasar hingga rujukan.
“Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap para lulusan mampu menjadi agen perubahan, membawa semangat pelayanan prima, serta ikut membangun sistem kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.
Wisuda Angkatan XXII ini tidak hanya menjadi momen personal bagi para lulusan, tetapi juga refleksi komitmen institusi pendidikan dalam menjawab kebutuhan daerah terhadap tenaga kesehatan. STIKES Bina Insani Sakti dinilai konsisten berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor kesehatan.
Dengan dikukuhkannya 67 lulusan Diploma III Keperawatan, STIKES Bina Insani Sakti kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang berorientasi pada mutu, pengabdian, dan daya saing lulusan. Momentum wisuda ini diharapkan menjadi awal langkah para alumni untuk mengabdikan ilmu, menjawab tantangan profesi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat luas.
