Mojokerto – Penyaluran bantuan pangan untuk warga Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, berlangsung di Balai Desa Blimbingsari pada Rabu (26/11/2025). Bantuan tersebut berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter untuk setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP). Antusiasme warga terlihat sejak pagi, memenuhi area balai desa untuk mengikuti proses pembagian yang dijalankan oleh Perum BULOG Mojokerto.
Sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah, Anggota DPR RI Guntur Sasono melalui Tim Tenaga Ahli bersama Ibu Retno Guntur Sasono turut hadir melakukan monitoring. Kehadiran mereka didampingi Wakil Pemimpin Cabang Bulog Mojokerto Fernando Marcos serta Kepala Desa Blimbingsari Patuh Wahyudi. Langkah pengawasan ini dilakukan untuk memastikan penyaluran berlangsung tertib dan sesuai ketentuan.
Dalam sambutannya, perwakilan dari Guntur Sasono menyampaikan rasa syukur karena Desa Blimbingsari termasuk dalam daftar penerima bantuan pangan pemerintah. Ia menegaskan bahwa alokasi bantuan tersebut merupakan hasil perjuangan Komisi IV DPR RI, termasuk di dalamnya upaya yang dilakukan oleh Guntur Sasono.
“Alhamdulillah desa ini terpilih menerima bantuan. Total bantuan pangan yang disalurkan terdiri dari beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter. Semoga bermanfaat bagi warga,” ujarnya, menekankan pentingnya keberlanjutan program untuk menjaga kesejahteraan masyarakat.
Wakil Pemimpin Cabang Bulog Mojokerto, Fernando Marcos, menjelaskan bahwa seluruh proses penyaluran telah berjalan sesuai prosedur dan regulasi pemerintah. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu menjaga stabilitas pangan dan meringankan kebutuhan pokok warga desa.
Tak hanya itu, Kepala Desa Blimbingsari, Patuh Wahyudi, turut menyampaikan apresiasinya. “Alhamdulillah warga kami menerima bantuan beras dan minyak goreng. Semoga pelaksanaannya berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi warga,” ucapnya.
Selain penyaluran bantuan pangan utama, perwakilan dari Guntur Sasono juga membagikan biskuit khusus untuk ibu hamil dan balita, sebagai dukungan tambahan pemenuhan gizi keluarga. Warga menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias dan berharap program bantuan pangan maupun pendamping gizi dapat terus dilaksanakan secara berkala.
Melalui kerja sama pemerintah pusat, BULOG, dan pemerintah desa, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Blimbingsari.
