Bondowoso – Langit kelabu dan hujan deras tak mampu memadamkan semangat para pemain muda SD Alifya saat menjalani debut mereka di ajang Piala Bupati Cap Mini Soccer 2025, Selasa (4/11/2025). Di tengah sorakan penonton yang berteduh di pinggir lapangan Arseko, anak-anak berseragam biru muda itu berlari tanpa ragu, berusaha menaklukkan bola yang terus menggelinding di tanah berlumpur.
Meski laga perdana mereka belum menghasilkan kemenangan, semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain muda ini menjadi sorotan utama dalam turnamen yang digelar untuk memeriahkan Anniversary SSB Arseko 2025 tersebut. Pertandingan berjalan menegangkan, dengan situasi lapangan yang licin dan bola yang sulit dikendalikan akibat hujan yang tak kunjung berhenti sejak sore.
Salah satu pemain, Muhammad Fahim Asraf Al Faraby, mengaku bangga bisa mewakili sekolahnya dalam turnamen bergengsi tingkat kabupaten itu. Dengan wajah yang masih basah kuyup, Fahim menuturkan perasaannya dengan penuh haru.
“Saya sangat bangga bisa mengikuti pertandingan tadi sore, meskipun belum bisa mengharumkan nama baik sekolah kami, SD Alifya tercinta,” ujar Fahim dengan suara bergetar namun penuh semangat.
Kebanggaan itu juga dirasakan oleh sang pelatih yang sekaligus menjadi guru pendamping tim. Ia menyebut keikutsertaan SD Alifya kali ini bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan pengalaman berharga dalam membentuk karakter anak-anak sejak dini.
“Kami sadar ini pengalaman pertama anak-anak. Tapi dari sinilah semangat mereka tumbuh — bukan hanya untuk menang, tapi untuk mencintai olahraga,” ungkap sang pelatih dengan nada penuh kebanggaan.
Turnamen Piala Bupati Cap Mini Soccer 2025 diikuti oleh puluhan tim sekolah dasar dari berbagai wilayah di Kabupaten Bondowoso. Ajang ini bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga wadah pembinaan bakat sepak bola usia dini sekaligus mempererat persaudaraan antar pelajar.
Pihak panitia menuturkan, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mengembangkan minat olahraga sepak bola di kalangan anak-anak. Selain memperingati hari jadi SSB Arseko, turnamen ini juga diharapkan dapat menumbuhkan sportivitas dan kerja sama tim sejak usia muda.
Meski belum membawa pulang trofi, anak-anak SD Alifya pulang dengan senyum penuh kebanggaan. Bagi mereka, lapangan yang becek dan hujan deras hanyalah saksi perjuangan pertama yang akan selalu dikenang. Di bawah langit kelabu Bondowoso, semangat mereka membuktikan bahwa kemenangan sejati dalam sepak bola bukan selalu tentang skor — tetapi tentang keberanian untuk memulai.
