Jember – Gegap gempita Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Jawa Timur mulai menggema di Kabupaten Jember, Kamis (11/9/2025). Ajang prestisius tahunan ini dibuka dengan proses pendaftaran ulang peserta yang berlangsung selama dua hari, menandai dimulainya salah satu kompetisi keagamaan terbesar di Jawa Timur.
Sebanyak 1.348 peserta dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur tercatat resmi ambil bagian. Pada hari pertama registrasi, Kamis (11/9), 13 daerah telah menyelesaikan proses validasi, mencakup Kediri, Lamongan, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Surabaya, Madiun, Malang, Nganjuk, Pamekasan, Sampang, Tuban, dan Jombang. Sementara itu, 25 daerah lainnya menyusul pada hari kedua, Jumat (12/9).
Seluruh peserta telah melewati proses fingerprint sebagai bagian dari validasi keikutsertaan sebelum berlomba di berbagai cabang. Komposisi peserta cukup seimbang, yakni 680 laki-laki dan 668 perempuan, memperlihatkan antusiasme merata dari berbagai daerah.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Jember, Nurul Hafid Yasin, mengungkapkan bahwa Jember telah siap sepenuhnya menjadi tuan rumah. Ia menyampaikan bahwa persiapan teknis maupun non-teknis telah dirancang dengan matang.
“Alhamdulillah, seluruh proses berjalan lancar. Kafilah Jember tahun ini tampil lebih siap dibanding MTQ sebelumnya, dan peluang untuk meraih prestasi terbaik terbuka lebar,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan registrasi.
Jember mengirimkan 53 peserta, terdiri dari 27 putra dan 26 putri. Hampir semua cabang diikuti, kecuali dua kategori, yaitu kaligrafi digital dan tilawah tunanetra putri. Ketiadaan peserta di dua cabang tersebut disebabkan oleh keterbatasan sarana serta pertimbangan kesiapan peserta.
“Dukungan masyarakat dan semangat peserta menjadi modal utama kami. Target kami tidak hanya meningkat dari tahun sebelumnya, tapi bisa masuk tiga besar, bahkan jika Allah mengizinkan, meraih juara umum,” tegas Hafid.
Pada MTQ sebelumnya yang digelar di Pasuruan, Jember menduduki peringkat keenam. Kini, dengan dukungan penuh dari Pemkab dan kesiapan lebih matang, optimisme tinggi menyelimuti kafilah Jember.
Ajang MTQ XXXI ini tak hanya menjadi medan kompetisi, namun juga momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan pengembangan potensi generasi muda dalam menghayati nilai-nilai Al-Qur’an di tingkat provinsi.(ADV).
