Kukar – Suasana hangat terlihat di Pendopo Bupati Kutai Kartanegara pada Senin (8/9/2025) ketika jajaran Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kutai Kartanegara periode 2025–2030 melakukan audiensi dengan Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes. Pertemuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana memperkuat sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah.
Ketua DPD PKS Kutai Kartanegara, Ahmad Zainuddin, M.Pd., menegaskan bahwa pihaknya siap menjalin kerja sama strategis dengan pemerintah kabupaten. Menurutnya, kolaborasi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan.
“Dalam rangka sinergi dan kolaborasi, partai politik dan pemimpin daerah, fraksi dan bupati, legislatif dan eksekutif harus saling mendukung membangun demi kabupaten yang maju, sejahtera, dan bermartabat. Ini sejalan dengan instruksi Presiden PKS, Al Muzzammil Yusuf, namun tetap dengan sikap kritis yang konstruktif dan solutif,” ujar Ahmad Zainuddin.
Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes., menyambut baik audiensi ini dan menilai pertemuan tersebut sebagai awal yang positif untuk memperkuat sinergi pembangunan. Ia berharap PKS dapat ikut mendukung program prioritas daerah, khususnya di bidang sosial kemasyarakatan.
“Sekali lagi kami menyambut baik silaturahmi ini. Harapan kami ke depan, PKS bisa bersama-sama kami. Semoga ruh perjuangan PKS sejak dulu tetap sama dan bisa disinergikan dengan program Pukar Idaman Terbaik. Kegiatan sosial kemasyarakatan, terutama di daerah-daerah pinggiran yang sulit tersentuh, bisa kita galakkan bersama,” tutur Aulia.
Ia menambahkan bahwa dirinya cukup memahami kiprah PKS sejak masa kuliah, sehingga yakin partai ini memiliki militansi dan komitmen kuat dalam kerja-kerja sosial. Menurutnya, hal tersebut menjadi modal penting untuk menjalin kerja sama nyata dengan pemerintah daerah.
Pertemuan antara DPD PKS Kukar dan Bupati ini dipandang sebagai upaya memperkuat komunikasi politik sekaligus memastikan peran partai tetap hadir di tengah masyarakat. Dengan semangat sinergi, diharapkan program pembangunan daerah bisa berjalan lebih efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini kurang mendapatkan perhatian.
