Bontang – Aspirasi warga tentang kebutuhan penerangan jalan kembali mencuat dalam reses anggota DPRD Kota Bontang masa sidang III bulan Agustus 2025. Saeful Rizal, Sekretaris Komisi A DPRD Bontang dari Fraksi PKS, menggelar pertemuan serap aspirasi di Jalan Gunung Klabat No. 7 BSD, Kelurahan Gunung Elai, Sabtu (30/8/2025).
Dalam kesempatan tersebut, warga bernama Abdur Rahman warga Gunung Elai meminta adanya penambahan penerangan jalan umum (PJU) di lingkungannya. Permintaan itu juga ditegaskan oleh Gus Pardi Tanjung yang menyampaikan keresahan warga terkait masih banyak titik jalan yang gelap dan rawan kecelakaan maupun tindak kriminal.
Menanggapi hal tersebut, Saeful Rizal menjelaskan bahwa kebutuhan penerangan jalan sebenarnya sudah masuk dalam prioritas pembangunan.
“Untuk penerangan jalan sudah dianggarkan pada APBD 2025 sebesar Rp12 miliar, dengan alokasi Rp1,5 miliar khusus Kelurahan Gunung Elai, termasuk wilayah BSD. Sisanya untuk wilayah lain di Bontang,” ujar Legislator dari Daerah Pemilihan Bontang Utara ini.
Menurutnya, pemerataan pembangunan infrastruktur dasar seperti penerangan jalan menjadi hal penting untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
“Sebagai wakil rakyat, kami berupaya agar setiap keluhan warga mendapat jawaban nyata melalui program kerja yang terarah. Penerangan jalan bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga keamanan dan kenyamanan masyarakat di malam hari,” lanjut politisi PKS itu.
Program penerangan jalan di Bontang diharapkan dapat direalisasikan secara bertahap hingga menjangkau seluruh wilayah. Dengan alokasi dana yang cukup besar, masyarakat menaruh harapan besar agar pelaksanaannya tepat sasaran serta mampu menjawab kebutuhan warga di tingkat kelurahan.
Reses ini menjadi ruang penting bagi masyarakat Bontang untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada wakil mereka. Kehadiran Saeful Rizal dalam pertemuan tersebut menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, terutama terkait infrastruktur publik yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari.
