Pegunungan Bintang – Di tengah kabut pegunungan yang dingin, suara cangkul dan sapu bergema di Kampung Okyop. Pagi itu, semangat merah putih bukan hanya terpampang di bendera, tetapi nyata di tangan-tangan warga dan prajurit TNI yang bahu-membahu membersihkan area sekitar bandara kampung.
Personel Pos Okyop dari Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT bersama masyarakat Kampung Okyop, Distrik Kiwirok Timur, menggelar kerja bakti masal pada Senin (21/07/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program “Karya Bakti Merah Putih” yang mengedepankan semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan.
Kepala Kampung Okyop, Beni Kalakmabin, turut ambil bagian dalam kegiatan itu. Ia menyatu bersama warga dan prajurit, tanpa sekat, mencerminkan keharmonisan antara rakyat dan TNI. Kegiatan pembersihan difokuskan pada area bandara kampung yang menjadi jalur vital distribusi kebutuhan pokok bagi warga.
“Kegiatan ini adalah salah satu bentuk dari kebersamaan yang dibangun antara masyarakat dan TNI. Hal ini lebih dari sekedar membersihkan lingkungan bandara, tapi ajang untuk terus mempererat hubungan silaturahmi dan membangun kepercayaan di hati masyarakat,” ujar Danpos Okyop, Letda Inf Vazha.
Bandara di Kampung Okyop merupakan satu-satunya akses utama bagi logistik masuk ke daerah tersebut, mengingat kondisi geografis Pegunungan Bintang yang sulit dijangkau jalur darat. Melalui kerja bakti ini, diharapkan jalur udara menjadi lebih aman dan efisien untuk kebutuhan transportasi dan pasokan bahan pokok.
Beni Kalakmabin menyampaikan apresiasi tinggi kepada personel TNI atas inisiatif dan partisipasi mereka dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kerja sama seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun kampung, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara sosial.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut. Kami merasa tidak sendiri, TNI hadir bersama kami, bukan hanya menjaga, tapi juga ikut membangun,” ujar Beni dengan penuh rasa syukur.
Kegiatan ini menjadi simbol keterlibatan langsung aparat keamanan dalam mendukung pembangunan dan menjaga kualitas hidup masyarakat perbatasan. Semangat merah putih benar-benar terasa, tidak hanya di bibir, tetapi diwujudkan lewat aksi nyata.
