Sidoarjo – Dalam nuansa penuh makna Idul Adha, Yayasan Advokasi Lembaga Perlindungan Konsumen (YALPK) Group menggelar kegiatan silaturahmi dan pemotongan hewan kurban di kantor pusatnya yang berlokasi di Krian, Kabupaten Sidoarjo. Agenda ini menjadi ajang mempererat solidaritas lintas organisasi masyarakat (ormas) se-Jawa Timur, menguatkan rasa persaudaraan dan komitmen terhadap keamanan daerah.
Kegiatan yang berlangsung pada Ahad (8/6/2025) ini dihadiri oleh ratusan anggota dari berbagai ormas seperti PSHT Pusat Madiun, Joyosemoyo, MADAS, JAWARA, GRIB, Lindu Aji, FBI, Keluarga NTT Bersatu, dan Pemuda Pancasila. Ketua Umum YALPK Group, H. Etar, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang tidak hanya berfokus pada ibadah, tetapi juga mempererat ikatan sosial.
“Alhamdulillah, kami berhasil menghimpun ribuan saudara dari berbagai wilayah Jawa Timur. Prinsip kami, bersaudara itu tidak harus sedarah. Kami menyatukan hati dari Gresik, Surabaya, hingga Sidoarjo,” ungkap H. Etar dalam wawancara di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak berafiliasi pada organisasi politik tertentu, melainkan murni berlandaskan semangat kebersamaan dan toleransi. “Hewan kurban dibagikan kepada masyarakat sekitar, dan sebagian dinikmati bersama sebagai simbol kekeluargaan,” imbuhnya.

Wakil Ketua DPC GRIB JAYA Surabaya, Imam Muslik W., turut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang digagas YALPK. “Kami hadir sebagai bagian dari kolaborasi positif antarormas. Silaturahmi ini memperluas ruang sinergi dan membuka peluang kerja sama yang baik,” katanya.
Ia menegaskan bahwa GRIB Surabaya siap membangun komunikasi antarorganisasi untuk menjaga suasana kondusif. “Kami hadir untuk mempererat persaudaraan. GRIB adalah bagian dari rakyat, dan kehadiran kami untuk menciptakan keamanan, bukan kerusuhan,” tegas Imam.
Dukungan serupa datang dari Mutakin, perwakilan PSHT Pusat Madiun, yang menilai kegiatan ini sebagai sarana memperkuat jaringan sosial antargolongan. “Kami hadir untuk silaturahmi dengan semua pihak yang hadir. Ini momen penting untuk memperkuat kebersamaan,” ujar Mutakin.
Semangat kolaborasi lintas ormas yang terwujud dalam kegiatan ini diharapkan menjadi titik tolak bagi solidaritas berkelanjutan demi menjaga ketertiban dan persatuan di Jawa Timur.
