Mojokerto – Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mojokerto periode 2025-2026 terlaksana dengan khidmat pada Sabtu (31/5/2025) di Graha Maja Tama, Kantor Bupati Mojokerto. Salah satu sorotan dalam pelantikan tersebut adalah pengukuhan Teguh Fajar Nurshabri sebagai Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Mojokerto.
Teguh, kader HMI yang terkenal aktif dan progresif ini, mengemban amanah baru dengan semangat tinggi. Dalam wawancara usai pelantikan, ia menyampaikan tekadnya untuk turut serta dalam mengawal pembangunan di Mojokerto, khususnya terkait janji-janji politik pemerintah daerah yang telah disampaikan kepada masyarakat.
“Sebagai kader HMI, saya merasa punya tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa setiap janji politik yang pemangku kebijakan sampaikan tidak berhenti hanya sebagai retorika. Kami akan aktif mengawasi dan memberikan masukan konstruktif demi pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Mojokerto,” ungkap Teguh.
Ia menambahkan, bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) bukan sekadar posisi struktural, tetapi ruang aktualisasi bagi kader HMI Mojokerto untuk menghadirkan kontribusi nyata. Teguh menegaskan pentingnya keterlibatan pemuda dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan di daerah.
“Pemuda jangan hanya menjadi penonton. HMI Mojokerto akan terus bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah agar arah pembangunan tidak melenceng dari kebutuhan rakyat. Kita akan bangun forum-forum diskusi kritis, riset sosial, hingga audiensi dengan pemangku kebijakan,” lanjutnya.
Dalam pelantikan ini hair sejumlah tokoh daerah, alumni HMI, serta perwakilan dari organisasi kepemudaan lainnya. Dalam sambutannya, Ketua Umum HMI Cabang Mojokerto juga mengapresiasi semangat kader-kadernya yang siap terjun langsung dalam pembangunan daerah.
Dengan terlantiknya Teguh dan jajaran pengurus lainnya, harapannya HMI Cabang Mojokerto dapat terus menjadi mitra kritis dan solutif bagi pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan.
“Ini bukan soal posisi, tapi soal kontribusi. Kita ingin hadir sebagai penggerak perubahan di tengah masyarakat,” pungkas Teguh optimis.
