Tasikmalaya – “Kami datang untuk memonitor sekaligus menyerap aspirasi,” ujar Rofi Hilmi Ali Hussein, anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Komisi IV, saat meninjau langsung kondisi SMPN 1 Cisayong. Di tengah sanjungan terhadap berbagai prestasi sekolah ini, terungkap pula sejumlah persoalan yang memerlukan perhatian, khususnya terkait kondisi ruang belajar.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Komisi IV yang membawahi urusan pendidikan, sosial, budaya, serta kependudukan. SMPN 1 Cisayong dinilai sebagai sekolah yang produktif dalam mencetak prestasi, namun DPRD mencatat adanya kebutuhan perbaikan fasilitas, terutama pada ruang kelas yang masih belum layak.
“Mudah-mudahan nanti bisa dihubungi juga oleh dinas, dewan, atau kepala daerah agar ada tindak lanjut terhadap aspirasi dari SMPN 1 Cisayong,” lanjut Rofi. Ia menilai, fasilitas fisik yang lebih baik akan mendukung semangat belajar siswa serta efektivitas proses pembelajaran.
Dalam dialog bersama guru dan staf, DPRD juga menyampaikan komitmen untuk menampung dan memperjuangkan setiap aspirasi yang disampaikan, meskipun pengalokasian anggaran harus tetap melihat prioritas dan kemampuan fiskal daerah.
Selain menyoroti kondisi SMPN 1 Cisayong, Rofi juga mengangkat persoalan perizinan pendirian SMP swasta yang diajukan oleh Yayasan Nurul Falah. Proses tersebut telah memperoleh berbagai persetujuan administratif, namun masih terganjal oleh belum lengkapnya rekomendasi dari sekolah-sekolah di sekitar Kecamatan Cisayong.
“Ini bukan pertarungan politik, tapi forum untuk menyuarakan aspirasi warga. Kami akan panggil camat dan pihak sekolah lainnya untuk memediasi hal ini,” tambahnya.
Rofi juga menyinggung rendahnya realisasi usulan pendidikan dari musrenbang desa yang seringkali terpangkas atau tidak lolos prioritas. Hal ini menurutnya harus dibenahi agar sistem perencanaan pembangunan lebih responsif terhadap kebutuhan nyata masyarakat, termasuk dunia pendidikan.
Ia menutup kunjungannya dengan menegaskan bahwa Komisi IV akan terus mengawal aspirasi pendidikan, termasuk yang datang dari SMPN 1 Cisayong, untuk ditindaklanjuti dalam pembahasan anggaran dan program kerja dinas terkait.
