Mojokerto – Kabupaten Mojokerto hari ini resmi merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-732, Kamis (9/5/2025). Sebagai salah satu daerah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya peninggalan Kerajaan Majapahit, peringatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang daerah sekaligus meneguhkan komitmen menuju masa depan yang lebih gemilang. Di usia yang matang ini, berbagai harapan dan gagasan pun mengemuka, baik dari unsur pemerintah maupun organisasi kepemudaan.
Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto Dr. M. Albarra, Lc., M.Hum. menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian Kabupaten Mojokerto selama ini. Ia menilai bahwa usia 732 tahun bukan hanya angka, tetapi simbol dari ketahanan, kerja keras, dan semangat gotong royong masyarakat Mojokerto dalam menjaga eksistensi daerahnya.
“Usia Mojokerto yang ke-732 adalah bukti nyata perjalanan sejarah yang panjang dan penuh tantangan. Kini saatnya kita jadikan momen ini sebagai titik tolak untuk memperkuat sinergi lintas sektor, mempercepat pembangunan, dan memastikan bahwa kesejahteraan dapat terasa oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Bupati Albarra.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan publik, serta pengembangan sektor unggulan seperti pariwisata, pertanian modern, dan ekonomi kreatif. Dalam visi besarnya, Mojokerto harus mampu menjadi daerah yang tidak hanya membanggakan karena masa lalunya, tetapi juga diperhitungkan dalam percaturan pembangunan nasional.
Harapan HMI Cabang Mojokerto pada HUT Mojokerto ke-732

Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mojokerto, Ambang Muchammad Irawan, turut menyampaikan harapannya di momen penting ini. Ia menyatakan bahwa HMI sebagai organisasi kader dan intelektual muda siap berkontribusi dan mengawal arah pembangunan Mojokerto agar tetap berada pada jalur yang berpihak pada kepentingan rakyat.
“Kami berharap Kabupaten Mojokerto terus bertumbuh dan berkembang menjadi epicentrum kemajuan daerah di Jawa Timur. Dengan semangat ‘Mojokerto Bersatu’, mari kita wujudkan Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur untuk semua,” ungkap Ambang.
Ambang juga menuturkan bahwa semua wacana dan proyeksi pembangunan yang pernah pemerintah sampaikan harus terwujud secara nyata, tidak berhenti hanya pada tataran retorika.
“Kita di HMI Cabang Mojokerto akan terus mengawal janji politik yang pernah digaungkan oleh para pemimpin. Harapan masyarakat harus menjadi prioritas, dan kami akan pastikan bahwa proses pembangunan berjalan secara transparan dan berkeadilan,” tegasnya.
Peringatan HUT ke-732 ini bukan sekadar seremonial belaka, tetapi menjadi cerminan bahwa Mojokerto memiliki potensi besar untuk menjadi daerah yang semakin unggul di berbagai lini. Dengan warisan budaya yang kuat, posisi geografis yang strategis, serta sumber daya manusia yang berdaya saing, Mojokerto memiliki modal besar untuk menghadapi tantangan zaman.
Kini saatnya seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, pemuda, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat sipil, bersatu dalam langkah nyata untuk membawa Mojokerto menuju masa depan yang lebih cerah. Konsistensi, transparansi, dan partisipasi aktif menjadi kunci utama dalam membangun Mojokerto yang berkelanjutan.
Mojokerto tidak boleh hanya menjadi saksi sejarah kebesaran masa lalu, tetapi juga harus menjadi aktor utama dalam menciptakan sejarah baru: sejarah tentang kemajuan, keadilan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya. Dalam semangat hari jadi ini, mari kita teguhkan komitmen bersama untuk menjadikan Mojokerto rumah yang semakin layak dan membanggakan bagi generasi hari ini dan yang akan datang.
