Sidoarjo – Semangat membara dalam dunia hukum tampak nyata di Kantor DPC Peradi SAI Sidoarjo Raya, Sabtu (26/4/2025), saat puluhan calon advokat mengikuti pembukaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) angkatan III. Berkolaborasi dengan Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA), acara ini menjadi bukti keseriusan DPC Peradi SAI Sidoarjo Raya dalam mencetak advokat muda yang cerdas dan berintegritas.
Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal DPN Peradi SAI, Dr. A. Patra M. Zen yang menyampaikan bahwa Peradi SAI selalu menjaga standar tinggi dalam pendidikan profesi advokat. “PKPA kami dikenal serius, dengan proses ujian yang ketat dan tidak bisa ditawar, demi mencetak advokat yang profesional dan berintegritas,” tegas Patra.
Dalam sambutannya, Patra juga memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus DPC Peradi SAI Sidoarjo Raya. “Saya sampaikan rasa hormat sebesar-besarnya kepada Ketua DPC Peradi SAI Sidoarjo Raya yang konsisten melahirkan advokat-advokat muda yang berani, berintegritas, dan berintelektual,” ujarnya.
Sekretaris DPC Peradi SAI Sidoarjo Raya, Moch. Choirul Hamsyah turut menegaskan pentingnya membangun advokat yang tidak hanya cerdas dalam hukum, tetapi juga luhur dalam etika. “Pendidikan ini adalah momentum awal untuk membentuk diri menjadi advokat yang jujur, berani, dan komitmen terhadap keadilan,” kata Choirul.
Senada dengan itu, Martono selaku Ketua Panitia PKPA, menambahkan bahwa perjalanan menjadi advokat bukan hanya soal memahami hukum, tetapi tentang menjunjung tinggi kebenaran dan kehormatan profesi.
Dekan Fakultas Hukum UMAHA, Dr. Fajar Rachmad, juga menyampaikan pentingnya PKPA dalam menjaga tradisi besar profesi hukum. “Advokat adalah penjaga hak asasi dan penegak keadilan. Melalui PKPA ini, kita melanjutkan tradisi tersebut,” ujar Fajar.
Melalui kerja sama antara Fakultas Hukum UMAHA dan DPC Peradi SAI Sidoarjo Raya, kualitas pendidikan calon advokat diharapkan terus meningkat.
Dalam pernyataan terpisah, Ketua DPC Peradi SAI Sidoarjo Raya, H. Etar menyatakan komitmennya untuk terus menjaga nama baik organisasi. “Dengan mengucap Bismillah, saya bersama jajaran pengurus DPC Peradi SAI Sidoarjo Raya berkomitmen menjalankan amanah organisasi. Semoga mampu membawa nama baik Peradi,” ujarnya.
Abah Etar, sapaan akrabnya, berharap PKPA angkatan III ini mampu mencetak advokat muda yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu berpraktik secara profesional. “Peserta PKPA angkatan III ini berjumlah 25 orang. Meski jumlahnya lebih sedikit dibanding sebelumnya, kualitas tetap prioritas utama,” pungkasnya.
Dengan pelaksanaan PKPA ini, DPC Peradi SAI Sidoarjo Raya menunjukkan langkah konkret dalam melahirkan generasi advokat baru yang siap bersaing dengan penuh integritas di dunia hukum Indonesia.
