Mojokerto – “Mudik itu bukan sekadar pulang, tapi tentang selamat sampai tujuan.” Kalimat itu terasa nyata di Mojosari – ketika ratusan aparat gabungan berjaga penuh kewaspadaan di Pos Pengamanan Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Sabtu (5/4/2025), titik ini menjadi salah satu simpul pengamanan utama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Penjagaan ketat ini melibatkan aparat dari Polres Mojokerto, Koramil, BPBD, Dinas Perhubungan, serta organisasi masyarakat seperti Sahabat Polisi Indonesia (SPI). Fokus utama mereka adalah menjaga kelancaran arus mudik, mengantisipasi tindak kriminal, serta meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas. Pos ini dikenal sebagai jalur vital yang dilalui banyak pemudik dari dan menuju wilayah sekitar Mojokerto.
Sumaidah, salah satu relawan dari SPI, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan aktif. “Kami melakukan pengecekan kendaraan yang lewat, memastikan semuanya dalam kondisi aman. Tujuannya jelas, untuk menghindari kecelakaan dan mencegah potensi kejahatan selama masa libur panjang ini,” ucapnya.
Aparat kepolisian juga rutin menggelar pemeriksaan kendaraan. Mereka memeriksa kelengkapan surat-surat dan kondisi kendaraan sebagai bagian dari upaya preventif. Langkah ini disambut baik oleh masyarakat. Rio (34), seorang pemudik asal Surabaya, mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran petugas. “Adanya penjagaan membuat saya lebih fokus berkendara. Saya merasa aman, apalagi perjalanan saya cukup jauh,” katanya.
Selain pengamanan fisik, petugas juga memberikan imbauan kepada pemudik untuk mempersiapkan kondisi tubuh dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh. Mereka mengingatkan pentingnya istirahat cukup dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima.
Pengaturan lalu lintas juga menjadi bagian dari strategi. Petugas Dinas Perhubungan turut melakukan rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan, terutama saat puncak arus mudik. Kerja sama lintas instansi ini bertujuan mengurai kepadatan dan menjaga alur perjalanan tetap lancar.
Penjagaan di Pos Mojosari tidak hanya soal keamanan teknis, tapi juga demi kenyamanan dan ketertiban selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri. Harapannya, para pemudik dapat menikmati suasana Lebaran dengan tenang bersama keluarga, tanpa kekhawatiran akan keselamatan mereka.
