Jombang – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Jombang. Drs. H. Suyanto, mantan Bupati Jombang dua periode (2003–2008 dan 2008–2013), wafat pada Jumat (21/3/2025) pukul 14.34 WIB. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh adiknya, Sumrambah, yang juga mantan Wakil Bupati Jombang.
“Innalillahi wa innailaihi roji’un. Allohumma firlahu warhamhu wa afihi wa fu anhu. Telah berpulang ke rahmatullah kakak saya tercinta Drs. H. Suyanto. Mohon doa dan dimaafkan segala dosa dan kesalahannya,” ujar Sumrambah dalam keterangannya.
Lahir di Jombang pada 5 Januari 1962 dari pasangan Sukito dan Asmah, Suyanto merupakan anak pertama dari enam bersaudara. Ia meniti pendidikan dari SDN Banjaragung, SMPN Mojoagung, SMAN 1 Surabaya, hingga meraih gelar sarjana dari IKIP Surabaya pada 1985. Ia melanjutkan pendidikan S-2 di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, lulus tahun 2007 dengan konsentrasi Manajemen Agribisnis.
Suyanto mengawali karier sebagai guru (1986–1994), lalu menjadi wiraswastawan sebelum masuk dunia politik. Ia menjabat Wakil Bupati Jombang (1998–2003) mendampingi Affandi, lalu dua kali menjabat Bupati Jombang. Pemerintahannya dikenal luas karena terobosan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Salah satu pencapaian terkenalnya adalah pengembangan Puskesmas menjadi setara rumah sakit kecil. Program “Puskesmas Idaman-Idolaku” dan “Rumah Sakit Cintaku” yang ia luncurkan sukses meningkatkan kualitas layanan kesehatan daerah. Di masa kepemimpinannya, puskesmas seperti Mojoagung dan Plumbongambang mencapai skor kepuasan publik di atas 80 dari skala 100.
Ia bahkan berani menempatkan dokter spesialis di puskesmas, meski sempat mendapat teguran dari Dinas Kesehatan Provinsi. Namun, langkah progresifnya itu justru membawa perubahan besar bagi pelayanan kesehatan masyarakat Jombang kala itu.
Suyanto dikenal sebagai pemimpin yang bersahaja dan inovatif. Ia mempermudah akses layanan medis bagi warga miskin dan memperindah tampilan rumah sakit agar sejajar dengan fasilitas kesehatan yang lebih maju. Banyak kebijakan di eranya masih dikenang sebagai pijakan pembangunan sektor kesehatan di Jombang.
Masyarakat Jombang dan sekitarnya mengenang Suyanto sebagai tokoh yang mengedepankan keberpihakan pada rakyat kecil, khususnya dalam pelayanan publik. Sosoknya menjadi inspirasi dalam birokrasi yang humanis dan progresif.
Dengan kepergiannya, Jombang kehilangan salah satu putra terbaiknya. Namun, warisan kebaikan dan dedikasi Drs. H. Suyanto akan terus dikenang dalam ingatan kolektif masyarakat.
