Mojokerto– Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto, dr. Muhammad Rizal Octavian, menyerahkan secara langsung sertifikat Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) kepada dua sekolah dan satu kelurahan di Kecamatan Mojosari. Penyerahan sertifikat ini dilakukan di Aula SMPN 1 Mojosari pada Rabu (26/2) pagi, sebagai upaya untuk mendorong pengelolaan perpustakaan yang lebih profesional dan terorganisir, serta mendukung pembelajaran berbasis literasi.
“Dengan memiliki Nomor Pokok Perpustakaan yang jelas, diharapkan perpustakaan kita dapat lebih optimal dalam melayani siswa didik, khususnya dalam mendukung kegiatan belajar mengajar yang berbasis literasi,” ujar Wabup Rizal dalam sambutannya.
Adapun penerima sertifikat NPP tersebut adalah SMPN 1 Mojosari, SMP Islam Choiriyah Hasyim, dan Kelurahan Kauman, Kecamatan Mojosari. Penyerahan sertifikat ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan literasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Perpustakaan sebagai Pusat Literasi
Wabup Rizal menekankan pentingnya peran perpustakaan dalam meningkatkan minat baca dan literasi. Ia mengimbau agar pengelolaan, pelayanan, dan fasilitas perpustakaan di setiap sekolah terus ditingkatkan. “Saya mengajak kita semua untuk terus bekerja sama dalam mewujudkan visi dan misi pendidikan yang lebih baik, agar para generasi penerus bangsa ini dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, dan penuh daya saing,” ajaknya.
Selain itu, Wabup Rizal juga mengingatkan pentingnya membangun mentalitas siswa di samping pendidikan akademis. Ia menceritakan pengalamannya sebagai dokter yang sering menemui kasus anak-anak kecanduan gadget dan mengalami masalah mental. “Kedepan, saya berharap para guru tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga membangun mentalitas anak-anak. Hal ini penting untuk mencegah masalah seperti kecanduan gadget dan gangguan mental lainnya. Dengan begitu, kita dapat mewujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045,” pungkasnya.
Workshop Perpustakaan Digital
Kegiatan penyerahan sertifikat NPP juga diisi dengan workshop perpustakaan digital dalam program sekolah penggerak. Workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan perpustakaan digital, serta meningkatkan minat baca dan literasi digital di kalangan siswa.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto, Noerhono, menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya untuk mengoptimalkan peran perpustakaan dalam mendukung pendidikan. “Melalui workshop ini, kami berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam pengelolaan perpustakaan di sekolah masing-masing. Selain itu, kami juga ingin meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi digital di era teknologi seperti sekarang,” ujarnya.
Dukungan dari Pemerintah Daerah
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Lutfi Ariyono, turut hadir dalam acara tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas komitmen Wabup Rizal dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui perpustakaan. “Kami sangat mendukung langkah ini. Perpustakaan yang baik akan menjadi fondasi kuat untuk menciptakan generasi yang cerdas dan berdaya saing,” ujar Lutfi.
Jajaran Forkopimca Mojosari juga hadir dalam acara tersebut, menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan literasi dan kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto.
Harapan ke Depan
Wabup Rizal berharap, dengan adanya sertifikat NPP dan workshop perpustakaan digital, perpustakaan di Kabupaten Mojokerto dapat berkembang menjadi pusat pembelajaran yang modern dan inovatif. “Kami berharap perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi ruang belajar yang menyenangkan dan inspiratif bagi siswa,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan visi pendidikan yang berkualitas dan merata. “Kami ingin semua sekolah di Kabupaten Mojokerto memiliki perpustakaan yang memadai dan dapat diakses oleh seluruh siswa. Ini adalah langkah kecil menuju pendidikan yang lebih baik,” tutup Wabup Rizal.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan perpustakaan di Kabupaten Mojokerto dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan literasi dan kualitas pendidikan, serta menciptakan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.
