Sangatta – Anggota Komisi C DPRD Kutai Timur Yusuf T Silambi mengungkapkan harapannya agar Pelabuhan Kenyamukan dapat segera meningkatkan akses transportasi laut dan logistik bagi masyarakat. Pelabuhan yang ditargetkan rampung pada tahun 2024 ini memiliki lokasi strategis di wilayah kota, yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemudahan distribusi barang di Kutai Timur.
Kemajuan Signifikan dan Target Operasional 2024
Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan menunjukkan kemajuan signifikan dan diharapkan selesai tepat waktu. “Diharapkan pada tahun 2024, Pelabuhan Kenyamukan dapat selesai persiapan fisik sarana dan prasarana sehingga dapat beroperasi sesuai harapan,” ujar politisi PDIP ini di Gedung DPRD Kutim, Rabu (31/7/2024) kemaren.
Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp120 miliar dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Pelabuhan ini menjadi solusi penting untuk mengatasi tantangan transportasi dan logistik di wilayah tersebut. Yusuf menjelaskan, dengan beroperasinya pelabuhan ini, distribusi barang dan jasa akan lebih lancar, serta biaya ongkos angkut yang selama ini cukup tinggi dapat berkurang.
Peran Strategis dalam Jaringan Tol Laut
Pada tahun 2017, Presiden Joko Widodo menyetujui wilayah perairan di Pelabuhan Kenyamukan sebagai bagian dari Tol Laut Jalur VIII secara resmi. Proyek ini juga diakui sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Lokasi Pelabuhan Kenyamukan yang strategis di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II menjadikannya pusat distribusi barang dari Sulawesi dan Pulau Jawa.
“Pelabuhan ini untuk memudahkan distribusi bahan pokok yang diimpor dari Sulawesi dan Jawa. Akses yang mudah dan harga yang lebih murah akan tercapai. Sebelumnya, distribusi barang masih berpusat di Pelabuhan Samarinda,” jelas Yusuf.
Sinergi Pemerintah dan Stakeholder
Yusuf mengajak pemerintah dan stakeholder yang terlibat dalam percepatan penyelesaian Pelabuhan Kenyamukan untuk bersinergi dan melakukan upaya percepatan pembangunan secara terarah dan konsisten. Dengan adanya kolaborasi yang baik, Yusuf optimis bahwa pelabuhan ini akan segera beroperasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian Kutai Timur.
Pelabuhan Kenyamukan bukan hanya sebuah proyek infrastruktur, tetapi juga simbol harapan baru bagi masyarakat Kutai Timur. Dengan beroperasinya pelabuhan ini, diharapkan akses transportasi laut dan logistik akan semakin baik, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Keberhasilan proyek ini akan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dan DPRD Kutai Timur dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan.
