Bondowoso – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bondowoso melakukan monitoring pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukosari Lor, Kecamatan Sukosari, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan limbah dapur berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.
Monitoring tersebut mencakup pengelolaan limbah cair melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta penanganan sampah yang dihasilkan dari aktivitas dapur. Pengawasan ini menjadi bagian penting untuk mendorong penerapan pengelolaan lingkungan yang baik di lingkungan operasional SPPG.
Kepala SPPG Sukosari Lor, Muhammad Ferdo Syaifullah, S.E., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan monitoring dari DLH Bondowoso. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan masukan bagi pihak dapur untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan limbah.
“Kami sangat berterima kasih dengan adanya kunjungan atau monitoring dari DLH ini. Kegiatan ini menjadi bentuk pengawasan sekaligus memberikan masukan kepada kami tentang bagaimana mengelola limbah dengan baik, mulai dari IPAL hingga sampah, sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar,” ujar Ferdo.
Dalam monitoring tersebut, salah satu masukan yang disampaikan berkaitan dengan pemanfaatan sisa makanan, seperti nasi dan sayur. Jika memungkinkan, sisa makanan tersebut dapat dikumpulkan oleh relawan untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau diolah kembali dengan cara yang sesuai.
Menurut Ferdo, pemanfaatan sisa makanan tersebut berpotensi memberikan manfaat bagi pengelolaan sampah dapur. Selain mengurangi volume sampah organik yang dibuang, langkah ini juga dapat membantu menekan biaya pengangkutan sampah yang dikeluarkan pihak dapur.
SPPG Sukosari Lor yang berada di bawah naungan Yayasan Bustanul Ulum berlokasi di Jalan Nogosari, Desa Sukosari Lor, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso. Dapur tersebut melayani 2.725 penerima manfaat yang tersebar di 27 sekolah dan 15 posyandu, termasuk peserta didik serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
Dengan cakupan pelayanan tersebut, pengelolaan limbah menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar dapur. Pengelolaan yang tepat diharapkan dapat berjalan seiring dengan pelaksanaan pelayanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.
Melalui monitoring ini, SPPG Sukosari Lor berkomitmen untuk terus memperhatikan pengelolaan limbah cair dan sampah, sekaligus mempertimbangkan pemanfaatan kembali sampah organik yang memungkinkan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung operasional dapur yang lebih bersih, efisien, dan ramah lingkungan.
