Sidoarjo – Dalam suasana semarak, DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sidoarjo menerima kedatangan salah satu calon Bupati yang telah lama didengungkan, Sugiono Adi Salam. Diiringi oleh tetangga dan pendukung setianya, Sugiono datang ke kantor DPC PDIP Sidoarjo di Jl. Jati Selatan IV No.10 Babadan, Jati, Sidoarjo, untuk mengembalikan berkas pencalonannya pada hari terakhir penutupan pendaftaran.
Sugiono Adi Salam, seorang pengusaha yang juga anak dari seorang TNI, telah lama menjadi simpatisan PDIP sejak tahun 1977. Meskipun baru bergabung secara resmi, komitmen dan loyalitasnya terhadap partai berlambang banteng moncong putih ini tidak diragukan lagi.
Dalam sambutannya, Sugiono menyampaikan rasa syukurnya bisa kembali ke PDIP sebagai calon Bupati Sidoarjo.
“Hari ini, Minggu (19/5/2024), saya mengembalikan formulir dengan keyakinan penuh. Jika sebelumnya ada keraguan, sekarang saya bisa katakan Bismillah, tidak ada lagi keraguan, 100% yakin,” ujarnya.
Sugiono juga menyampaikan sebuah filosofi yang menginspirasi. “Saya mengambil formulir tiga lembar, namun sekarang saya mengembalikan dua puluh lembar. Artinya, saya mengambil sedikit tetapi mengembalikan lebih banyak. Sesuatu yang baik harus diikhtiarkan dan diperjuangkan. Semuanya berangkat dari rakyat kecil, wong cilik. Saya terbiasa dengan hidup sengsara, maka konsep kerakyatan menjadi filosofi politik PDIP yang kita hayati dan lakukan.”
Sugiono juga menegaskan bahwa dirinya bukanlah seseorang yang pandai beretorika. Baginya, tindakan nyata jauh lebih penting daripada sekadar gagasan.
“Mungkin tidak banyak yang mengenal saya, tetapi karya saya sudah dinikmati minimal oleh masyarakat Sidoarjo,” tambahnya.
Ia bertekad untuk mengangkat derajat Sidoarjo dengan visi yang jelas: menuju kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan. “Kami membuat visi menyongsong Sidoarjo untuk menjadi lebih baik dan bermartabat,” ungkap Sugiono dengan penuh semangat.
Ketua DPC PDIP Sidoarjo, Sumi Harsono, menyambut baik kedatangan Sugiono. Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini, sudah ada sembilan pendaftar untuk calon Bupati dan Wakil Bupati dari PDIP.
“Untuk calon Bupati ada tiga, dan calon Wakil Bupati ada enam,” jelas Sumi.
PDIP, menurut Sumi, memberikan kesempatan yang luas bagi warga Sidoarjo maupun tokoh dari berbagai latar belakang untuk ikut serta dalam kontestasi ini.
“Kami membentuk tim panitia untuk menjaring dan menyaring calon baik dari segi administrasi dan aspek lainnya. PDIP memberikan pelayanan terbaik bagi para pendaftar,” tambahnya.
Mengenai rekomendasi calon, keputusan akhir ada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Sumi juga realistis mengenai posisi PDIP di Sidoarjo yang membutuhkan koalisi untuk memperkuat posisi partai dalam kontestasi pilkada.
“Dengan sembilan kursi yang kami miliki, PDIP perlu bekerja sama dengan partai-partai lain. Itu adalah langkah ideal untuk saat ini,” pungkas Sumi.
Dengan semangat dan visi yang jelas, Sugiono Adi Salam siap mengabdi dan membawa perubahan bagi Sidoarjo, sebuah daerah yang membutuhkan sentuhan pembangunan di setiap sudutnya.
