Jember – Di tengah hiruk pikuk perayaan Idul Fitri, keceriaan terpancar dari wajah seratus anak yatim di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Bukan tanpa alasan, mereka mendapatkan kesempatan istimewa untuk berbelanja baju lebaran di salah satu swalayan ternama di Jember, Sabtu (6/4/2024).
Bukan dengan orang tua kandung, melainkan bersama sang nahkoda desa, Kamiludin, yang dengan penuh kasih mengantarkan mereka memilih baju lebaran.
TKD untuk Yatim Piatu
Program istimewa ini merupakan buah tangan Kamiludin, yang mengalokasikan dana Tanah Kas Desa (TKD) 100% untuk kebahagiaan anak yatim.
“Program ini sudah berjalan ketiga kalinya sejak saya menjabat,” ungkap Kamil, sapaan akrabnya.
Baginya, momen lebaran merupakan waktu yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim.
“Apalagi saya juga pernah merasakan bagaimana menjadi yatim. Saya sangat merasakan apa yang mereka rasakan,” tuturnya.
Rp 550.000 untuk Senyum Lebaran
Tak tanggung-tanggung, setiap anak yatim dijatah Rp 550.000 untuk memilih baju sesuai dengan kesukaan mereka.
Senyum dan tawa bahagia menghiasi wajah mereka saat melangkah ke dalam swalayan.Bagi Waginem, salah seorang perwakilan anak yatim, program ini merupakan anugerah yang luar biasa.
“Sebelumnya tidak ada seperti ini. Bayangkan, anak yatim yang dibelanjakan. Terima kasih, Mas Kades,” tuturnya haru.
Lebih dari Sekadar Baju Lebaran
Program ini bukan hanya tentang baju lebaran, tetapi juga tentang kepedulian dan kasih sayang.
“Masih banyak program lain untuk anak yatim, seperti tabungan dan pemberdayaan ekonomi agar mereka bisa mandiri,” papar Kamil.
Di tangan Kamiludin, dana desa menjelma menjadi senyum dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.Kisah ini menjadi inspirasi bagi kita semua, bahwa kepedulian dan kasih sayang dapat membawa kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.
