Samarinda – Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Provinsi Kalimantan Timur dibekali pengetahuan dan keterampilan penanganan stunting. Hal ini dilakukan melalui kegiatan Pembekalan SDM PKH terkait Penanganan Stunting dan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2023.
Kegiatan yang berlangsung selama 3 (tiga) hari, yakni pada tanggal 06-08 November 2023 ini, diikuti oleh 30 orang SDM PKH dari Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi tentang tugas dan kewajiban SDM PKH, pengenalan stunting, pencegahan stunting, dan penanganan stunting.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM PKH dalam penanganan stunting,” ungkap Andi Muhammad Ishak, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur.
Ishak mengatakan, stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius. Stunting dapat menyebabkan anak berkebutuhan khusus, gangguan pertumbuhan dan perkembangan, serta risiko penyakit kronis di masa dewasa.
“Untuk itu, penanganan stunting perlu dilakukan secara serius dan terintegrasi,” kata Ishak.
Pada kesempatan tersebut, peserta juga diberikan kesempatan untuk bermain beberapa permainan yang dibawakan oleh tim Pekerja Sosial (Peksos) Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur. Permainan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kekompakan dan kebersamaan antar peserta.
“Permainan ini sangat menyenangkan dan bermanfaat,” kata salah satu peserta, Wisnu Wardani.
Acara ditutup secara resmi oleh Achmad Rasyidi, Kabid Linjamsos Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur. Dalam sambutannya, Rasyidi berharap agar peserta dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam kegiatan ini.”Saya berharap SDM PKH dapat menjadi ujung tombak penanganan stunting di Provinsi Kalimantan Timur,” kata Rasyidi.
Pentingnya Peran SDM PKH dalam Penanganan Stunting
SDM PKH memiliki peran penting dalam penanganan stunting. Mereka berperan sebagai pendamping keluarga penerima manfaat (KPM) PKH.SDM PKH bertugas memberikan pendampingan kepada KPM PKH, mulai dari tahap sosialisasi, verifikasi dan validasi, hingga tahap penyaluran bantuan.
Dalam hal penanganan stunting, SDM PKH berperan untuk memberikan edukasi kepada KPM PKH tentang pentingnya pencegahan dan penanganan stunting.SDM PKH juga berperan untuk membantu KPM PKH mengakses layanan kesehatan dan gizi untuk mencegah dan menangani stunting.
Oleh karena itu, peningkatan kapasitas SDM PKH dalam penanganan stunting sangat penting dilakukan. Dengan peningkatan kapasitas, SDM PKH dapat lebih efektif dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam penanganan stunting.
